Kamis, 23 Jul 2026 20:09 WIB

Pemkot Surabaya Bagikan 100 Kursi Roda untuk MBR Penyangdang Disabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 19 Feb 2022 17:10 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan bantuan kursi roda
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan bantuan kursi roda

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membagikan ratusan kursi roda kepada Masyarakat Berpenghasilan (MBR) penyandang disabilitas, Sabtu (19/2/2022).

Bantuan yang dibagikan tersebut, merupakan hasil zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya serta masyarakat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Penyelesaian Sengkarut Lahan TK ABA Sambikerep: Jangan Korbankan Hak Anak!

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, sebanyak 100 kursi roda yang hari ini disalurkan kepada MBR penyandang disabilitas.

"Jadi saya ingin memberitahukan semuanya, bahwa hari ini adalah Hari Pencanangan bagi orang yang tidak bisa berjalan. Maka kita berikan kursi roda dan bantuan kaki palsu," kata Eri.

Eri berharap, di hari pencanganan ini, seluruh warga Surabaya yang memiliki kekurangan bisa menikmati. Bisa berjalan keluar rumah atau pun menjalin komunikasi dengan warga yang lain.

"Nanti akan saya canangkan lagi di titik tertentu pada bulan Maret, bebas stunting dan tidak ada lagi kemiskinan," ujarnya.

Bantuan kursi yang juga dihimpun Baznas Surabaya ini, Eri pun berharapa bisa membantu meringankan beban warga, terutama penyandang disabilitas yang memang membutuhkan bantuan alat untuk berjalan.

"Semoga dengan bantuan ini, warga jadi bisa berkomunikasi lagi, bisa menjalankan hablum minannas dengan sesama manusia, itu bisa dilakukan," harapnya.

Lebih lanjut Eri menegaskan, bahwa di masa kepemimpinannya dia tak ingin membangun sesuatu yang monumental. Ini dikarenakan masih adanya warga Surabaya yang miskin dan membutuhkan bantuan.

"Karena itu saya minta tolong Pak Camat, Lurah dan seluruh Kepala PD (Perangkat Daerah), lihat dan turun ke bawah, karena masih masyarakat banyak yang susah. Jangan sampai jadi pejabat tidak tahu warga saya ada yang menderita, masih ada yang susah," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Surabaya, Moch Hamzah menerangkan, selain 100 unit kursi roda, di bulan Februari 2022 pihaknya juga menyalurkan beasiswa kepada 1500 pelajar SMP dari keluarga MBR dan 172 anak asuh.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan bedah rumah warga di wilayah Kecamatan Genteng.

"Untuk yang (disalurkan) saat ini ada 100 kursi roda. Tapi setiap bulannya, kita alokasikan 50. Dan itu juga tergantung dari pengajuan, baik melalui Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya maupun kecamatan," kata Moch Hamzah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

Dalam penyaluran ZIS tersebut, Hamzah memastikan, bahwa Baznas Surabaya selalu berkoordinasi dengan Dinsos maupun Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) yang sudah terbentuk di 31 kecamatan.

Ini dilakukan supaya ZIS yang disalurkan itu benar-benar tepat sasaran.

"100 kursi roda ini yang disalurkan di bulan Februari. Untuk bulan Maret kalau ada permintaan, maka akan kita validasi, kita cek berdasarkan RT/RW, Lurah dan OPZ," ujar dia.

Selain kursi roda, Hamzah juga mengungkapkan, bahwa di bulan Februari ada sejumlah permohonan bantuan yang diajukan oleh warga.

Mulai dari pengajuan untuk biaya pengobatan hingga kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Sebelum ZIS itu disalurkan, dia juga memastikan tetap melakukan pengecekan dan verifikasi.

"Bapak Wali Kota Eri Cahyadi juga minta untuk stunting dan disabilitas. Kayak tadi ada warga butuh kaki palsu, karena kaki satunya mengecil, minta kaki yang besi itu," ungkap dia.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Siti Fatimah adalah satu di antara warga MBR penerima bantuan kursi roda. Warga Keputran Kejambon, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng itu, sejak usia dini sudah tidak bisa berjalan karena polio.

Fatimah mengaku senang dan bersyukur menerima bantuan kursi roda dan sembako. Baginya, ini tentu sesuatu yang luar biasa, karena dirinya bisa diperhatikan dan bahkan rumahnya dikunjungi langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi.

"Alhamdulillah saya dapat bantuan kursi roda, kale sama sembako. Semoga keluarga Pak Wali Kota sehat sedoyo sehat semua dan rezekinya katah (banyak rezekinya). Leres-leres sae orangnya (benar-benar baik orangnya) Pak Eri Cahyadi, matur nuwun (terima kasih)," pungkasnya.

Diketahui, sejumlah penerima kursi roda itu di antaranya, Moch Sidik (58), warga Keputran Kejambon 2/73 Surabaya. Lalu, Busiti (70), warga Keputran Kejambon 2/106 Surabaya. Kemudian, Siti Fatimah, (42), warga Keputran Kejambon 2/106 Surabaya. Dan, Asmilydia (79), warga Keputran Panjunan 3/47 Surabaya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Insiden Peluru Nyasar di Pasuruan, DPRD Jatim Pertanyakan Tindak Lanjut Kemenko Polhukam dan DPR RI

DPRD Jatim pun meminta seluruh pemangku kebijakan segera mengambil langkah nyata agar insiden serupa tidak terus berulang. 

Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Massa juga mengatakan penegakan hukum di Indonesia saat ini hanya berlaku kepada rakyat kecil dan tidak berani menyentuh kepada pejabat.

690 Kios di Mojokerto Menunggak Bayar Retribusi, Pemkab Rugi 961 Juta

Penempelan stiker merupakan bentuk penertiban terhadap para pedagang yang hingga saat ini belum memenuhi kewajiban membayar retribusi sewa kios.

Penjelasan Dinkes soal Banyaknya Angka Kasus HIV/AIDS Anak dan Remaja di Sidoarjo

Data tersebut merupakan akumulasi kasus yang tercatat di Kabupaten Sidoarjo selama kurun waktu 2001 hingga 2026.

PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Menurutnya, penggunaan gas bumi dapat membantu UMKM menekan biaya operasional serta memperoleh pasokan energi yang lebih andal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.