Kamis, 17 Sep 2026 15:43 WIB

Pria Sidoarjo yang Curi Rokok Demi Anak Tak jadi Ditahan, Korban Sepakat Damai

Pemilik toko kelontong dan maling yang kirim surat akhirnya berdamai setelah laporan kepolisian di Polsek Pungging dicabut. (Dok. Polsek Pungging).
Pemilik toko kelontong dan maling yang kirim surat akhirnya berdamai setelah laporan kepolisian di Polsek Pungging dicabut. (Dok. Polsek Pungging).

selalu.id - Pemilik toko kelontong dan maling yang kirim surat akhirnya berdamai setelah laporan kepolisian di Polsek Pungging dicabut oleh korban Alfin Setyo Tunggal.

Alfin bersama pelaku yang diketahui berinisial EP (34), warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo datang ke Polsek Pungging setelah damai dan setuju untuk cabut laporan.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Alfin mengatakan, awalnya pelaku menghubunginya dan memohon agar laporan polisi di Polsek Pungging bisa dicabut.

"Kemarin malam hubungi saya, minta sama-sama cabut laporan dan saya juga menyatakan kalau sudah ikhlas. Saya juga maafkan. Tadi pagi ke rumah saya jalan kaki sendiri, saya ajak ke polsek. Untuk mencabut laporan," ungkapnya, Selasa (16/6/2026).

Alfin menjelaskan, hasil dari mediasi di Polsek Pungging antara dirinya dan pelaku setuju untuk berdamai dan laporan kepolisian dicabut.

"Saya juga memaafkan korban dan korban juga berjanji di atas materai, dan tidak akan mengulanginya lagi perbuatannya. Kami sepakat untuk berdamai. Dia juga sudah mengembalikan, sudah dijelaskan tadi juga di dalam itu mengembalikan uangnya itu dicicil gitu," jelasnya.

Sementara itu, pelaku EP mengatakan bahwa saat itu terpaksa mencuri sejumlah rokok di toko kelontong karena butuh uang untuk pembayaran sekolah anaknya.

Baca Juga: Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

"Butuh uang untuk bayar anak Rp870 ribu. Saya kerja jualan serabutan, uang saya dipinjam teman tidak ada yang kembali. Waktu itu sebenarnya langsung, tapi kayaknya situasi panas. Takut karena Pak Alfin bawa golok," katanya.

EP menyebut, sengaja kirim surat karena memang berniat untuk mengembalikan uang yang dicuri lantaran karena dirinya jika punya utang harus dikembalikan.

"Saya kirim surat karena untuk mengembalikan uang, karena saya kalau ada utang dari dulu harus dikembalikan atau dibayar. Saya menyesal, semoga ada orang yang menerima saya untuk bekerja," tuturnya.

Sebelumnya, aksi pencurian terjadi di toko kelontong Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Pelaku tertangkap oleh pemilik toko, namun keesokan harinya korban menemukan secarik surat yang berisi akan mengembalikan uang yang dicuri.

Pelaku mengirimkan surat sebanyak dua kali. Isi surat keduanya dikirim oleh seorang perempuan yang diketahui merupakan teman dekat pelaku. 

Tak hanya surat, dalam amplop itu ada sejumlah uang untuk mencicil uang yang dicuri oleh pelaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.