Jumat, 04 Sep 2026 19:16 WIB

Tertimpa Tembok Ruko, Pemotor Wanita di Surabaya Tewas

Korban saat tertimpa tembok ruko di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya. (Dok. Wahyu for selalu.id).
Korban saat tertimpa tembok ruko di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya. (Dok. Wahyu for selalu.id).

selalu.id - Seorang pengendara motor (pemotor) wanita di Surabaya tewas setelah tertimpa tembok saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pahlawan, Jumat (6/3/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang. Korban diketahui bernama Laeli Wijayanti (47), warga Balas Klumprik, Wiyung.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Ketua RW 13 Kelurahan Kebraon, Setiagil mengatakan, peristiwa bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda.

Saat cuaca ekstrem itu, korban tengah melintas dengan mengendarai sepeda motor dari arah barat masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.

“Saat korban melintas itu, kondisi lahi hujan deras dan angin. Kemudian tembok di lantai 4 bangunan tiba-tiba jatuh lalu menimpa korban,” kata Setiagil kepada wartawan.

Setelah tertimpa tembok, korban langsung tersungkur ke jalan. Warga setempat yang mengetahui langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke pinggir atau tempat aman.

"Pas diberikan pertolongan awal itu, korban tidak gerak sama sekali. Kemudian dibawa petugas ke rumah sakit," jelasnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Sementara Budi, sekuriti perumahan setempat, yang merupakan salah satu saksi, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di pos keamanan tak jauh dari lokasi.

Awalnya, ia melihat korban mengendarai motor berbelok masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.

“Saya dengar suara brakk. Saya kira pohon roboh, ternyata tembok. Lalu saya lihat korban jatuh. Korban tidak pakai helm,” ungkapnya kepada wartawan.

Budi mengatakan bahwa tembok yang roboh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Rukonya kosong milik pengembang. Dulu katanya mau dibuat pasar, tapi kemudian mangkrak. Rukonya kosong 20 tahunan lebih,” jelasnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, AKP Kusmianto membenarkan kejadian tersebut.

“Betul. Korban tadi dievakuasi ke rumah sakit. Tapi pada saat dilakukan perawatan, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.