Selasa, 20 Okt 2026 14:14 WIB

Tertimpa Tembok Ruko, Pemotor Wanita di Surabaya Tewas

Korban saat tertimpa tembok ruko di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya. (Dok. Wahyu for selalu.id).
Korban saat tertimpa tembok ruko di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya. (Dok. Wahyu for selalu.id).

selalu.id - Seorang pengendara motor (pemotor) wanita di Surabaya tewas setelah tertimpa tembok saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pahlawan, Jumat (6/3/2026) sore.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang. Korban diketahui bernama Laeli Wijayanti (47), warga Balas Klumprik, Wiyung.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ketua RW 13 Kelurahan Kebraon, Setiagil mengatakan, peristiwa bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda.

Saat cuaca ekstrem itu, korban tengah melintas dengan mengendarai sepeda motor dari arah barat masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.

“Saat korban melintas itu, kondisi lahi hujan deras dan angin. Kemudian tembok di lantai 4 bangunan tiba-tiba jatuh lalu menimpa korban,” kata Setiagil kepada wartawan.

Setelah tertimpa tembok, korban langsung tersungkur ke jalan. Warga setempat yang mengetahui langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke pinggir atau tempat aman.

"Pas diberikan pertolongan awal itu, korban tidak gerak sama sekali. Kemudian dibawa petugas ke rumah sakit," jelasnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Sementara Budi, sekuriti perumahan setempat, yang merupakan salah satu saksi, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di pos keamanan tak jauh dari lokasi.

Awalnya, ia melihat korban mengendarai motor berbelok masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.

“Saya dengar suara brakk. Saya kira pohon roboh, ternyata tembok. Lalu saya lihat korban jatuh. Korban tidak pakai helm,” ungkapnya kepada wartawan.

Budi mengatakan bahwa tembok yang roboh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Rukonya kosong milik pengembang. Dulu katanya mau dibuat pasar, tapi kemudian mangkrak. Rukonya kosong 20 tahunan lebih,” jelasnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, AKP Kusmianto membenarkan kejadian tersebut.

“Betul. Korban tadi dievakuasi ke rumah sakit. Tapi pada saat dilakukan perawatan, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.