Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Tanggapi Sidak SPBU Wawali Armuji, Pertamina: Harus Jelas Asal Sampelnya

selalu.id  -Sidak yang digelar Wakil Wali Kota Surabaya Armuji pada salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kemarin, Kamis (30/10/2025) menuai pro kontra. Sebagian masyarakat mengelu-elukan langkah Wawali Armuji, sementara beberapa pihak menyayangkan dengan alasan teknis.

Diketahui Armuji bersama beberapa perwakilan driver ojek online mendatangi SPBU yang berada di kawasan Jalan Rajawali Surabaya. Kedatangan Armuji tidak bersama instansi atau pihak yang berkompeten untuk melakukan pengujian BBM.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Dalam sidak tersebut, secara kebetulan, Wawali Armuji Bertemu dengan seorang pengendara yang terlihat dalam antrean untuk mengisi BBM. Pria paruh baya tersebut kemudian menunjukkan sebuah botol air mineral yang berisi BBM jenis pertalite yang disebutkan tercampur bahan lain. 

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyebutkan bahwa teknik pengambilan sampel BBM dilakukan secara transparan dan jelas asal-usulnya.

"Harus disampaikan dengan jelas diambil dari mana sampel yang ditunjukkan," tegas Ahad saat dikonfirmasi selalu.id melalui pesan singkat, Jumat (31/10/2025).

Ahad juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan menindaklanjuti keluhan warga terkait BBM yang disebutkan bercampur bahan lain tersebut.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Dalam video yang beredar, terlihat Wawali Armuji memperlihatkan botol yang disebutkan BBM mengandung bahan lain tersebut kepada masyarakat. "Ini nggak direkayasa, saya ketemunya disini sidak ya. Untung sampean nggowo iki mau, " Ujar Wawali Armuji dalam video tersebut.

Seorang petugas SPBU mengaku bahwa BBM di SPBU tersebut sudah dilakukan pengecekan dan disebut aman.

Sementara, seperti diberitakan selalu.id sebelumnya, Dirjen Migas, Laode Sulaeman saat melakukan sidak dibeberapa SPBU di Surabaya, menyatakan hasil yang diuji adalah baik. Pertalite terbukti bersih dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu pasta air untuk mendeteksi kandungan air dalam tandon Pertalite, dan uji visual untuk memastikan tidak ada endapan atau perubahan warna pada bahan bakar. Hasilnya menunjukkan bahwa pasta tetap berwarna kuning dan bahan bakar terlihat jernih tanpa adanya kontaminasi," ungkapnya kepada selalu.id, Rabu (29/10/2025) lalu.

Seperti diketahui, sebelumnya beberapa instansi mulai dari Polsek, Polres, Polda Jatim, Ditjen Migas dan Pertamina serta Menteri ESDM juga tengah melakukan upaya investigasi terkait polemik BBM (Pertalite) diseluruh Jawa Timur, namun tak menemukan masalah pada SPBU yang diduga bermasalah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.