Kamis, 04 Jun 2026 06:00 WIB

Cak Yebe: Tantangan Anak Muda Sekarang Bukan Perang Fisik, tapi Inovasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Okt 2025 21:09 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong generasi muda untuk menjadi pelopor inovasi dan agen perubahan di era digital. Ia menilai semangat Sumpah Pemuda perlu dimaknai ulang sesuai dengan tantangan zaman yang serba cepat.

 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

“Jamane wes seje, bro. Saiki tantangane bukan perang fisik, tapi perang pikiran dan inovasi. Gen Z kudu wani tampil, mikir kreatif, dan nggowo solusi gawe Suroboyo,” kata politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Selasa (28/10/2025).

 

Menurutnya, Sumpah Pemuda tidak hanya soal sejarah, tetapi juga keberanian generasi muda menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri bangsa. Ia menekankan pentingnya menerjemahkan semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa dalam konteks kekinian, terutama di dunia digital dan media sosial.

 

“Sumpah Pemuda sekarang harus dimaknai lebih modern. Anak muda kudu tetep nyawiji, meski pikirane beda-beda, tetep gotong royong untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

 

Cak Yebe menilai generasi muda Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi pionir dalam bidang inovasi, pelayanan publik, hingga wirausaha sosial. Dengan dukungan teknologi dan semangat kolaboratif, ia yakin anak muda bisa membawa Surabaya menjadi kota yang adaptif dan manusiawi.

 

“Arek-arek Suroboyo iku wis terkenal wani. Tinggal bagaimana caranya semangat itu disalurkan ke hal-hal positif,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

Ia menambahkan, tantangan disrupsi harus dilihat sebagai peluang untuk tumbuh, bukan alasan untuk pesimis. Karena itu, ia mengajak pemuda agar tidak takut gagal dan terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

 

“Anak muda kudu wani gagal, sing penting ora mandek. Wong Sumpah Pemuda dulu juga lahir dari semangat nyoba dan wani beda,” ucapnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

Menurut Cak Yebe, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan secara konkret melalui kolaborasi, inovasi, dan empati agar Surabaya menjadi kota yang inklusif dan progresif.

 

“Kalau pemuda Surabaya bisa kompak, kreatif, dan mandiri, maka wajah kota ini akan semakin kuat dan manusiawi. Itulah makna Sumpah Pemuda di zaman sekarang,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.