Selasa, 20 Okt 2026 17:49 WIB

Cak Yebe: Tantangan Anak Muda Sekarang Bukan Perang Fisik, tapi Inovasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Okt 2025 21:09 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong generasi muda untuk menjadi pelopor inovasi dan agen perubahan di era digital. Ia menilai semangat Sumpah Pemuda perlu dimaknai ulang sesuai dengan tantangan zaman yang serba cepat.

 

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Jamane wes seje, bro. Saiki tantangane bukan perang fisik, tapi perang pikiran dan inovasi. Gen Z kudu wani tampil, mikir kreatif, dan nggowo solusi gawe Suroboyo,” kata politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Selasa (28/10/2025).

 

Menurutnya, Sumpah Pemuda tidak hanya soal sejarah, tetapi juga keberanian generasi muda menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri bangsa. Ia menekankan pentingnya menerjemahkan semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa dalam konteks kekinian, terutama di dunia digital dan media sosial.

 

“Sumpah Pemuda sekarang harus dimaknai lebih modern. Anak muda kudu tetep nyawiji, meski pikirane beda-beda, tetep gotong royong untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

 

Cak Yebe menilai generasi muda Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi pionir dalam bidang inovasi, pelayanan publik, hingga wirausaha sosial. Dengan dukungan teknologi dan semangat kolaboratif, ia yakin anak muda bisa membawa Surabaya menjadi kota yang adaptif dan manusiawi.

 

“Arek-arek Suroboyo iku wis terkenal wani. Tinggal bagaimana caranya semangat itu disalurkan ke hal-hal positif,” tegasnya.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

 

Ia menambahkan, tantangan disrupsi harus dilihat sebagai peluang untuk tumbuh, bukan alasan untuk pesimis. Karena itu, ia mengajak pemuda agar tidak takut gagal dan terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

 

“Anak muda kudu wani gagal, sing penting ora mandek. Wong Sumpah Pemuda dulu juga lahir dari semangat nyoba dan wani beda,” ucapnya.

 

Baca Juga: Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Menurut Cak Yebe, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan secara konkret melalui kolaborasi, inovasi, dan empati agar Surabaya menjadi kota yang inklusif dan progresif.

 

“Kalau pemuda Surabaya bisa kompak, kreatif, dan mandiri, maka wajah kota ini akan semakin kuat dan manusiawi. Itulah makna Sumpah Pemuda di zaman sekarang,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.