Selasa, 21 Jul 2026 16:42 WIB

Cak Yebe: Tantangan Anak Muda Sekarang Bukan Perang Fisik, tapi Inovasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Okt 2025 21:09 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong generasi muda untuk menjadi pelopor inovasi dan agen perubahan di era digital. Ia menilai semangat Sumpah Pemuda perlu dimaknai ulang sesuai dengan tantangan zaman yang serba cepat.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

“Jamane wes seje, bro. Saiki tantangane bukan perang fisik, tapi perang pikiran dan inovasi. Gen Z kudu wani tampil, mikir kreatif, dan nggowo solusi gawe Suroboyo,” kata politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Selasa (28/10/2025).

 

Menurutnya, Sumpah Pemuda tidak hanya soal sejarah, tetapi juga keberanian generasi muda menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri bangsa. Ia menekankan pentingnya menerjemahkan semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa dalam konteks kekinian, terutama di dunia digital dan media sosial.

 

“Sumpah Pemuda sekarang harus dimaknai lebih modern. Anak muda kudu tetep nyawiji, meski pikirane beda-beda, tetep gotong royong untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

 

Cak Yebe menilai generasi muda Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi pionir dalam bidang inovasi, pelayanan publik, hingga wirausaha sosial. Dengan dukungan teknologi dan semangat kolaboratif, ia yakin anak muda bisa membawa Surabaya menjadi kota yang adaptif dan manusiawi.

 

“Arek-arek Suroboyo iku wis terkenal wani. Tinggal bagaimana caranya semangat itu disalurkan ke hal-hal positif,” tegasnya.

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

 

Ia menambahkan, tantangan disrupsi harus dilihat sebagai peluang untuk tumbuh, bukan alasan untuk pesimis. Karena itu, ia mengajak pemuda agar tidak takut gagal dan terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

 

“Anak muda kudu wani gagal, sing penting ora mandek. Wong Sumpah Pemuda dulu juga lahir dari semangat nyoba dan wani beda,” ucapnya.

 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Menurut Cak Yebe, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan secara konkret melalui kolaborasi, inovasi, dan empati agar Surabaya menjadi kota yang inklusif dan progresif.

 

“Kalau pemuda Surabaya bisa kompak, kreatif, dan mandiri, maka wajah kota ini akan semakin kuat dan manusiawi. Itulah makna Sumpah Pemuda di zaman sekarang,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.