Minggu, 06 Sep 2026 08:09 WIB

Semburan Air Berbau Gas Hebohkan Rungkut, DPRD Minta Kajian Ilmiah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Okt 2025 13:37 WIB

selalu.id – Warga Rungkut, Surabaya Timur, dihebohkan dengan kemunculan semburan air berbau gas dari dasar Sungai Kebon Agung, Kamis (16/10/2025).

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Semburan yang muncul tiba-tiba itu membuat warga panik karena aroma gas tercium cukup kuat di sekitar lokasi.

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menurunkan tim gabungan untuk menelusuri sumber semburan. Langkah cepat itu mendapat dukungan dari Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan.

 

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Surabaya 3 itu menilai tindakan Pemkot sudah tepat karena mengedepankan pendekatan ilmiah dan mitigasi risiko bagi warga.

 

“Respons cepat jajaran Pemkot, PDAM, PGN, dan perangkat kampung patut diapresiasi. Dari investigasi awal sudah dipastikan tidak ada jaringan pipa gas maupun air di bawah lokasi semburan,” ujar Eri, Jumat (17/10/2025).

 

Meski begitu, Eri menegaskan penyelidikan lanjutan tetap dibutuhkan untuk memastikan sumber dan karakter gas secara akurat.

 

“Langkah penyelidikan terus dilakukan agar sumber gas dapat diketahui secara ilmiah, termasuk memastikan apakah ada pipa yang mengarah ke titik semburan. Kita dukung penuh upaya ini,” tegasnya.

 

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Eri menyebut tim PGN juga telah melakukan pemeriksaan langsung di dalam sungai. Beberapa pipa gas utama di sekitar lokasi bahkan sudah dikunci sementara guna mengisolasi area dan melihat kemungkinan pengaruhnya terhadap semburan.

 

“PGN sudah memetakan arah jaringan gas di sekitar lokasi. Ini langkah penting agar penanganan dilakukan dengan aman dan terukur,” imbuhnya.

 

Ia memastikan Komisi C DPRD Surabaya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait.

 

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami mendukung penuh langkah Pemkot Surabaya agar fenomena ini ditangani cepat, aman, dan berbasis kajian ilmiah,” pungkasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

 

Sebelumnya, semburan misterius muncul dari dasar Sungai Kebon Agung di kawasan Rungkut Tengah. Petugas dari BPBD Surabaya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Satpol PP, PDAM, PGN, TNI-Polri, hingga BMKG telah turun ke lokasi untuk memeriksa penyebab semburan.

 

Hasil sementara menunjukkan tidak ada jaringan pipa air maupun gas milik PDAM dan PGN di sekitar titik semburan. Demi keamanan, area tersebut sudah dipasangi garis pembatas agar tidak didekati warga.

 

“Meski belum teridentifikasi berbahaya, fenomena ini harus disikapi secara hati-hati dan ilmiah. Kami juga mendorong agar Badan Geologi dan para pakar dilibatkan supaya hasil kajian lebih akurat dan transparan,” tutup Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.