Minggu, 20 Sep 2026 15:50 WIB

Parkir Valet Hadir di Tunjungan Romansa, Tarif Mulai Rp10 Ribu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Okt 2025 14:09 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi meluncurkan layanan parkir valet di kawasan wisata Tunjungan Romansa, Selasa (14/10/2025) malam.

 

Baca Juga: Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Inovasi ini digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk mempermudah pengunjung memarkirkan kendaraan sekaligus mengoptimalkan kantong parkir yang selama ini kurang dimanfaatkan.

 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan sistem valet diterapkan sebagai upaya menekan kepadatan parkir di kawasan wisata yang kian ramai.

 

“Gedung parkir Siola sebenarnya luas, tapi masih minim digunakan. Dengan sistem valet ini, pengunjung tinggal menyerahkan kendaraan dan kami bantu parkirkan ke titik yang aman,” kata Trio.

 

Dishub menyiapkan sejumlah lokasi parkir valet, antara lain park and ride Genteng Kali, depan frontage Gedung Siola, serta lantai 7 dan 8 Gedung Siola, dengan total kapasitas sekitar 140 unit kendaraan.

 

Trio menambahkan, sistem ini akan dikembangkan dengan menambah titik layanan di kawasan padat pengunjung, seperti eks kantor BPN. “Kalau nanti parkiran penuh, petugas kami bisa langsung menawarkan jasa valet ke warga. Jadi lebih fleksibel dan efisien,” ujarnya.

 

Layanan valet berlokasi di pertigaan Jalan Genteng Besar, dekat akses utama Tunjungan. Pengunjung cukup berhenti di jalur kiri, menyerahkan kunci kendaraan di tenda layanan, dan petugas akan melakukan pengecekan sebelum mengemudikan kendaraan ke lokasi parkir.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

 

Sebanyak tujuh petugas valet disiapkan Dishub Surabaya melalui kerja sama dengan Satlantas Polrestabes Surabaya. Mereka telah mendapat pelatihan keterampilan mengemudi serta keamanan kendaraan warga.

 

“Karena yang dikemudikan ini mobil milik warga, pelatihan kehati-hatian dan tanggung jawab menjadi wajib. Beberapa petugas kami juga punya pengalaman di bidang valet,” jelas Trio.

 

Tarif parkir valet mengacu pada Perda Nomor 7 Tahun 2023, yakni Rp10 ribu untuk dua jam pertama dan Rp2 ribu per jam berikutnya, dengan batas maksimal Rp18 ribu hingga enam jam.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

 

“Tarifnya terjangkau, apalagi untuk kawasan wisata kota. Kami ingin pengunjung merasa nyaman tanpa harus bingung mencari parkir,” ujarnya.

 

Trio berharap layanan ini dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus menambah pendapatan retribusi parkir daerah.

 

Salah satu pengguna layanan, Yulia Astika, mengaku puas dengan fasilitas baru tersebut. “Enak banget, tinggal serahin mobil dan kunci. Nggak perlu muter-muter cari parkir. Pas balik, mobilnya sudah disiapin. Cepat dan murah,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.