Jumat, 19 Jun 2026 12:38 WIB

Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp703 Miliar, Surabaya Defisit Rp1 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Sep 2025 14:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diperkirakan menghadapi defisit hingga Rp1 triliun pada 2026. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut penyebab utamanya adalah pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp703 miliar.

 

Baca Juga: Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

“Jadi tahun 2026 itu berkurang Rp730 miliar. Karena itulah pemerintah kota harus melakukan inovasi. Skema pembiayaan yang kami jalankan ini sebenarnya bentuk inovasi menutup kekurangan,” kata Eri, Selasa (30/9/2025).

 

Eri menjelaskan, salah satu langkah yang ditempuh adalah pembiayaan jangka panjang. Proyek infrastruktur yang seharusnya dikerjakan bertahap hingga 2029 dipercepat pada 2026 agar lebih hemat.

 

“Kalau dikerjakan lebih awal, selisihnya bisa hemat Rp50 miliar,” jelasnya.

 

Percepatan pembangunan juga diyakini mampu mendorong kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Ia mencontohkan kawasan Wiyung, Gunung Sari, dan Banyu Urip yang bakal terdongkrak setelah jalan baru tuntas.

 

“Ketika dikerjakan 2026, otomatis NJOP naik. Tahun 2028 bisa ada lonjakan sekitar Rp500 miliar,” paparnya.

 

Selain pembiayaan jangka panjang, Pemkot menyiapkan strategi tambahan lewat optimalisasi aset daerah. Sebagian aset digunakan untuk padat karya, sebagian lain disewakan untuk menambah pemasukan.

 

Baca Juga: Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

“Rp730 miliar ini bukan angka kecil, jadi aset harus dimaksimalkan,” tegasnya.

 

Eri juga mengakui penerimaan dari opsen pajak belum signifikan meski persentasenya naik. “Secara hitungan, meski diberikan 66 persen, nyatanya hanya setara 35 persen. Kenaikannya hanya Rp200 miliar,” ungkapnya.

 

Meski pendapatan 2026 diperkirakan turun, Eri memastikan program prioritas seperti pendidikan tetap berjalan. Beasiswa Pemuda Tangguh akan diteruskan bahkan diperluas.

 

“Insyaallah tahun depan beasiswa untuk keluarga miskin dan pra-miskin tetap jalan. Satu rumah minimal ada satu anak yang kami kuliahkan sampai lulus. Untuk SMA, kami bantu Rp3,5 juta per tahun,” katanya.

Baca Juga: Surabaya Marathon 2026 Siap Digelar, Berhadiah Rp800 Juta hingga Diskon Belanja

 

Eri berharap langkah ini membantu anak-anak Surabaya, khususnya dari keluarga tidak mampu, agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.

 

“Sekolah swasta yang menerima anak Surabaya tidak boleh lagi membebani uang gedung atau biaya tambahan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juni 2026, Berikut Rincian Lengkapnya

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Angka Keberuntungan Datang, Cek Segera Bintangmu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Kali ini banyak angka keberuntungan.

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Polres Mojokerto Kota berkomitmen menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, termasuk konvoi dan tindakan anarkis lainnya.

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.