Selasa, 29 Sep 2026 04:58 WIB

Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp703 Miliar, Surabaya Defisit Rp1 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Sep 2025 14:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diperkirakan menghadapi defisit hingga Rp1 triliun pada 2026. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut penyebab utamanya adalah pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp703 miliar.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Perwali PRT, Tak Hanya Pekerja tapi Juga Lindungi Agen P3RT

“Jadi tahun 2026 itu berkurang Rp730 miliar. Karena itulah pemerintah kota harus melakukan inovasi. Skema pembiayaan yang kami jalankan ini sebenarnya bentuk inovasi menutup kekurangan,” kata Eri, Selasa (30/9/2025).

 

Eri menjelaskan, salah satu langkah yang ditempuh adalah pembiayaan jangka panjang. Proyek infrastruktur yang seharusnya dikerjakan bertahap hingga 2029 dipercepat pada 2026 agar lebih hemat.

 

“Kalau dikerjakan lebih awal, selisihnya bisa hemat Rp50 miliar,” jelasnya.

 

Percepatan pembangunan juga diyakini mampu mendorong kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Ia mencontohkan kawasan Wiyung, Gunung Sari, dan Banyu Urip yang bakal terdongkrak setelah jalan baru tuntas.

 

“Ketika dikerjakan 2026, otomatis NJOP naik. Tahun 2028 bisa ada lonjakan sekitar Rp500 miliar,” paparnya.

 

Selain pembiayaan jangka panjang, Pemkot menyiapkan strategi tambahan lewat optimalisasi aset daerah. Sebagian aset digunakan untuk padat karya, sebagian lain disewakan untuk menambah pemasukan.

 

Baca Juga: Kisah Pilu ART Diperas hingga Disekap Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

“Rp730 miliar ini bukan angka kecil, jadi aset harus dimaksimalkan,” tegasnya.

 

Eri juga mengakui penerimaan dari opsen pajak belum signifikan meski persentasenya naik. “Secara hitungan, meski diberikan 66 persen, nyatanya hanya setara 35 persen. Kenaikannya hanya Rp200 miliar,” ungkapnya.

 

Meski pendapatan 2026 diperkirakan turun, Eri memastikan program prioritas seperti pendidikan tetap berjalan. Beasiswa Pemuda Tangguh akan diteruskan bahkan diperluas.

 

“Insyaallah tahun depan beasiswa untuk keluarga miskin dan pra-miskin tetap jalan. Satu rumah minimal ada satu anak yang kami kuliahkan sampai lulus. Untuk SMA, kami bantu Rp3,5 juta per tahun,” katanya.

Baca Juga: Cerita Wali Kota Eri Bebaskan ART yang Disandera Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

 

Eri berharap langkah ini membantu anak-anak Surabaya, khususnya dari keluarga tidak mampu, agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.

 

“Sekolah swasta yang menerima anak Surabaya tidak boleh lagi membebani uang gedung atau biaya tambahan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.

Momen Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Kehadiran Presiden beserta jajaran menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Guna menekan ketergantungan masyarakat terhadap LPG, terutama yang berbasis impor, pemerintah terus menggenjot penyediaan sumber energi alternatif.

Hasil FIFA Asean Cup 2026: Indonesia vs Malaysia Berbagi Satu Poin

Malaysia masih berada di posisi teratas grup A Fifa Asean Cup 2026 disusul Indonesia di posisi kedua.

Fifa Asean Cup 2026: Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia, Gol Hubner Dianulir

Menit ke-36, Thom Haye diganjar kartu merah setelah melanggar Arif Aiman.