Senin, 02 Feb 2026 22:54 WIB

DPRD Surabaya Soroti Rencana Utang Baru Pemkot Rp 2,9 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Sep 2025 13:46 WIB
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajukan pinjaman baru sebesar Rp 2,9 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mendapat sorotan dari Komisi C DPRD Surabaya.

 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Padahal, kewajiban lama ke Bank Jatim senilai Rp 453 miliar yang membengkak menjadi Rp 513 miliar hingga Desember 2025 belum tuntas dilunasi.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, mengingatkan Pemkot agar berhati-hati. Menurutnya, tambahan beban utang yang sudah tercatat dalam KUA-PPAS 2026 berisiko menggerus ruang fiskal daerah dan menghambat program prioritas.

 

“Kalau anggaran tersedot untuk cicilan pokok dan bunga, dikhawatirkan program prioritas, terutama pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran, justru terbengkalai,” kata Aning kepada selalu.id, Selasa (16/9/2025).

 

Aning menyoroti tren APBD yang kerap meleset dari target. Pada 2024, dari proyeksi Rp 11,3 triliun, realisasi hanya Rp 10 triliun. Tahun 2025 dengan target Rp 12,3 triliun, prediksi optimistis Rp 11,6 triliun, bahkan bisa turun ke Rp 10,5 triliun.

 

“Track record realisasi ini harus jadi warning. Apalagi belanja wajib seperti gaji pegawai, Kartu Surabaya Hebat, pendidikan, dan kesehatan saja sudah menelan Rp 10,5 triliun. Kalau cash flow tidak kuat, bagaimana mungkin membayar utang baru?” tegasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

 

Aning yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya itu menilai Pemkot belum memiliki peta jalan jelas dalam penanganan pengangguran.

 

“Keluhan pengangguran masih tinggi, tapi belum ada skema maupun pentahapan yang konkret. Kalau ditambah beban utang besar, ruang fiskal untuk jaring pengaman sosial makin sempit,” ujarnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Ia menambahkan DPRD akan memperketat pembahasan rencana pinjaman ini.

 

“Apalagi nanti kalau hutang senilai 2,9 ya, yang kita khawatirkan adalah program-program prioritas kerakyatan nanti menjadi terkendala karena harus bayar pokok cicilan,” terangnya.

 

“Jangan sampai ambisi pembangunan dengan utang justru mengorbankan pelayanan dasar untuk masyarakat,” tambahnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.