Minggu, 01 Nov 2026 23:44 WIB

DPRD Surabaya Soroti Rencana Utang Baru Pemkot Rp 2,9 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Sep 2025 13:46 WIB
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajukan pinjaman baru sebesar Rp 2,9 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mendapat sorotan dari Komisi C DPRD Surabaya.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Padahal, kewajiban lama ke Bank Jatim senilai Rp 453 miliar yang membengkak menjadi Rp 513 miliar hingga Desember 2025 belum tuntas dilunasi.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, mengingatkan Pemkot agar berhati-hati. Menurutnya, tambahan beban utang yang sudah tercatat dalam KUA-PPAS 2026 berisiko menggerus ruang fiskal daerah dan menghambat program prioritas.

 

“Kalau anggaran tersedot untuk cicilan pokok dan bunga, dikhawatirkan program prioritas, terutama pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran, justru terbengkalai,” kata Aning kepada selalu.id, Selasa (16/9/2025).

 

Aning menyoroti tren APBD yang kerap meleset dari target. Pada 2024, dari proyeksi Rp 11,3 triliun, realisasi hanya Rp 10 triliun. Tahun 2025 dengan target Rp 12,3 triliun, prediksi optimistis Rp 11,6 triliun, bahkan bisa turun ke Rp 10,5 triliun.

 

“Track record realisasi ini harus jadi warning. Apalagi belanja wajib seperti gaji pegawai, Kartu Surabaya Hebat, pendidikan, dan kesehatan saja sudah menelan Rp 10,5 triliun. Kalau cash flow tidak kuat, bagaimana mungkin membayar utang baru?” tegasnya.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

Aning yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya itu menilai Pemkot belum memiliki peta jalan jelas dalam penanganan pengangguran.

 

“Keluhan pengangguran masih tinggi, tapi belum ada skema maupun pentahapan yang konkret. Kalau ditambah beban utang besar, ruang fiskal untuk jaring pengaman sosial makin sempit,” ujarnya.

 

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Ia menambahkan DPRD akan memperketat pembahasan rencana pinjaman ini.

 

“Apalagi nanti kalau hutang senilai 2,9 ya, yang kita khawatirkan adalah program-program prioritas kerakyatan nanti menjadi terkendala karena harus bayar pokok cicilan,” terangnya.

 

“Jangan sampai ambisi pembangunan dengan utang justru mengorbankan pelayanan dasar untuk masyarakat,” tambahnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.