Selasa, 21 Jul 2026 20:02 WIB

Usut Kasus Ojol Hingga Kanjuruhan, Kapolda Jatim Janji Transparansi

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto

selalu.id – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menemui langsung ratusan mahasiswa BEM Nusantara Jawa Timur yang berunjuk rasa di depan Mapolda Jatim, Sabtu (30/8/2025).

 

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama: pengusutan tuntas kasus yang menewaskan Affan Kurniawan, penyelesaian tragedi Kanjuruhan, serta pembebasan mahasiswa yang ditangkap saat kerusuhan di Jawa Timur.

 

Naik ke mobil komando massa aksi, Kapolda menyampaikan permintaan maaf atas insiden di Jakarta.

“Kami dari Polda Jatim menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhum. Kami juga menyampaikan permintaan maaf, mudah-mudahan ini menjadi evaluasi bagi institusi kami agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor

Ia menegaskan oknum anggota Polri yang terlibat telah diamankan dan diproses hukum. Terkait tragedi Kanjuruhan, Kapolda berkomitmen mengawal proses hukum secara transparan dan adil.

 

Menjawab tuntutan pembebasan mahasiswa, Kapolda berjanji akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saya akan memberikan jaminan, kalau memang tidak bersalah akan saya lepaskan hari ini. Saya akan minta laporan dari anggota saya di Polrestabes Surabaya dan akan saya sampaikan langsung,” tegasnya.

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

 

Aksi di depan Mapolda berlangsung kondusif. Kapolda membuka dialog dengan mahasiswa dan mendengarkan aspirasi mereka.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.