Lomba Bayi Merangkak, Pemkot Surabaya Gaungkan Popok Kain Hemat dan Ramah Lingkungan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 18 Agu 2025 18:37 WIB
Selalu.id – Ada pemandangan unik di Surabaya Great Expo (SGE) 2025. Puluhan bayi merangkak seru di atas arena lomba Baby Race di Exhibition Hall Grand City, Minggu (17/8/2025).
Bukan sekadar lomba hiburan, acara ini menjadi bagian dari kampanye Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengajak para orang tua beralih dari popok sekali pakai ke popok kain ramah lingkungan produksi lokal, Bumbi.
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, menegaskan bahwa gerakan ini muncul karena tingginya sampah popok sekali pakai yang mencemari sungai hingga menumpuk di TPA.
“Target Pak Wali Kota adalah mengurangi sampah di TPA, salah satunya dengan menggunakan popok kain pakai ulang. Selain hemat, juga menyelamatkan lingkungan,” kata Dedik.
Ia menjelaskan, popok kain Bumbi sudah teruji aman, bersertifikat SNI, dan bahkan terbukti mampu mengurangi risiko ruam pada bayi hingga 90 persen.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
Menariknya, kampanye ini juga melambungkan nama Surabaya ke kancah internasional. Kota Pahlawan berhasil masuk 50 besar finalis Bloomberg Philanthropies Mayor’s Challenge 2025, kompetisi global yang menilai inovasi tata kelola kota.
CEO Bumbi, Celia Siura, menambahkan bahwa popok kain yang diproduksinya tak hanya ramah lingkungan, tapi juga membawa misi sosial.
“Bumbi dibuat oleh perempuan Indonesia dan kaum disabilitas. Jadi selain bebas sampah popok sekali pakai, kami juga ingin memberdayakan mereka agar bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam
Salah satu peserta sekaligus pemenang lomba, Anisa, warga Kutisari, mengaku langsung tertarik mencoba.
“Biasanya biaya pampers sekali pakai mahal. Kalau ini bisa dicuci dan dipakai lagi, lebih irit, lebih ramah lingkungan,” tuturnya.
Editor : Redaksi