Minggu, 19 Jul 2026 19:41 WIB

Lomba Bayi Merangkak, Pemkot Surabaya Gaungkan Popok Kain Hemat dan Ramah Lingkungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Agu 2025 18:37 WIB

Selalu.id – Ada pemandangan unik di Surabaya Great Expo (SGE) 2025. Puluhan bayi merangkak seru di atas arena lomba Baby Race di Exhibition Hall Grand City, Minggu (17/8/2025).

Bukan sekadar lomba hiburan, acara ini menjadi bagian dari kampanye Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengajak para orang tua beralih dari popok sekali pakai ke popok kain ramah lingkungan produksi lokal, Bumbi.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, menegaskan bahwa gerakan ini muncul karena tingginya sampah popok sekali pakai yang mencemari sungai hingga menumpuk di TPA.

“Target Pak Wali Kota adalah mengurangi sampah di TPA, salah satunya dengan menggunakan popok kain pakai ulang. Selain hemat, juga menyelamatkan lingkungan,” kata Dedik.

Ia menjelaskan, popok kain Bumbi sudah teruji aman, bersertifikat SNI, dan bahkan terbukti mampu mengurangi risiko ruam pada bayi hingga 90 persen.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Menariknya, kampanye ini juga melambungkan nama Surabaya ke kancah internasional. Kota Pahlawan berhasil masuk 50 besar finalis Bloomberg Philanthropies Mayor’s Challenge 2025, kompetisi global yang menilai inovasi tata kelola kota.

CEO Bumbi, Celia Siura, menambahkan bahwa popok kain yang diproduksinya tak hanya ramah lingkungan, tapi juga membawa misi sosial.

“Bumbi dibuat oleh perempuan Indonesia dan kaum disabilitas. Jadi selain bebas sampah popok sekali pakai, kami juga ingin memberdayakan mereka agar bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Salah satu peserta sekaligus pemenang lomba, Anisa, warga Kutisari, mengaku langsung tertarik mencoba.

“Biasanya biaya pampers sekali pakai mahal. Kalau ini bisa dicuci dan dipakai lagi, lebih irit, lebih ramah lingkungan,” tuturnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.