Kamis, 23 Jul 2026 05:21 WIB

Penutupan Jalur Gumitir Picu Krisis Ekonomi, DPRD Jatim Desak Percepatan JLS

Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib
Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib

selalu.id – Penutupan total Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi selama dua bulan memicu kekhawatiran serius akan dampak ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur.

 

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib, menyebut penutupan tersebut mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat secara signifikan.

 

"Biaya hidup naik karena akses utama kini hanya lewat jalur utara via Baluran, yang membuat ongkos perjalanan melonjak," kata Satib, Senin (11/8/2025).

 

Satib mendesak percepatan penyelesaian Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai alternatif. Menurutnya, jika JLS sudah tersambung, dampak penutupan Gumitir tidak akan separah saat ini.

 

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Komisi D menjadwalkan kunjungan kerja ke Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pada 11–12 Agustus 2025 untuk membahas progres perbaikan Jalur Gumitir dan percepatan pembangunan JLS yang masih tersisa sekitar 59 kilometer.

 

Satib menegaskan kualitas perbaikan jalan harus menjadi prioritas, serta meminta BBPJN mengutamakan kepentingan publik, bukan keuntungan kontraktor. Ia juga menyoroti kendala pembebasan lahan di jalur Jember–Banyuwangi, termasuk yang bersinggungan dengan kawasan Taman Nasional, dan mendesak koordinasi lebih cepat antara BBPJN dan pengelola taman.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

Kondisi geografis Jalur Gumitir yang rawan longsor dan pohon tumbang saat hujan lebat turut menjadi perhatian.

 

Sebagai informasi, jalur nasional melalui kawasan Alas Gumitir ditutup total sejak 24 Juli hingga 24 September 2025. Penutupan ini untuk mendukung proyek preservasi jalan nasional di Km 233+500, tepatnya di Tikungan Mbah Singo. BBPJN Jatim-Bali menyebut langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan dan mengantisipasi risiko kecelakaan selama pengerjaan alat berat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.