Sabtu, 06 Jun 2026 16:57 WIB

Penutupan Jalur Gumitir Picu Krisis Ekonomi, DPRD Jatim Desak Percepatan JLS

Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib
Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib

selalu.id – Penutupan total Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi selama dua bulan memicu kekhawatiran serius akan dampak ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur.

 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Anggota Komisi D DPRD Jatim, H. Satib, menyebut penutupan tersebut mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat secara signifikan.

 

"Biaya hidup naik karena akses utama kini hanya lewat jalur utara via Baluran, yang membuat ongkos perjalanan melonjak," kata Satib, Senin (11/8/2025).

 

Satib mendesak percepatan penyelesaian Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai alternatif. Menurutnya, jika JLS sudah tersambung, dampak penutupan Gumitir tidak akan separah saat ini.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

Komisi D menjadwalkan kunjungan kerja ke Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pada 11–12 Agustus 2025 untuk membahas progres perbaikan Jalur Gumitir dan percepatan pembangunan JLS yang masih tersisa sekitar 59 kilometer.

 

Satib menegaskan kualitas perbaikan jalan harus menjadi prioritas, serta meminta BBPJN mengutamakan kepentingan publik, bukan keuntungan kontraktor. Ia juga menyoroti kendala pembebasan lahan di jalur Jember–Banyuwangi, termasuk yang bersinggungan dengan kawasan Taman Nasional, dan mendesak koordinasi lebih cepat antara BBPJN dan pengelola taman.

 

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Kondisi geografis Jalur Gumitir yang rawan longsor dan pohon tumbang saat hujan lebat turut menjadi perhatian.

 

Sebagai informasi, jalur nasional melalui kawasan Alas Gumitir ditutup total sejak 24 Juli hingga 24 September 2025. Penutupan ini untuk mendukung proyek preservasi jalan nasional di Km 233+500, tepatnya di Tikungan Mbah Singo. BBPJN Jatim-Bali menyebut langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan dan mengantisipasi risiko kecelakaan selama pengerjaan alat berat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.