Sabtu, 05 Sep 2026 20:58 WIB

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo Tangani Siswa SD yang Terpapar Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Feb 2022 17:19 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo saat meninjau pelaksanaan tracing
Wakil Bupati Sidoarjo saat meninjau pelaksanaan tracing

selalu.id - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru saja diberlakukan di Kabupaten Sidoarjo diawal tahun 2022 ini. Pemerintah tetap mengawasi dengan ketat pelaksanaan PTM apabila ada temuan sebaran covid 19 di lingkungan sekolah langsung gerak cepat.

Seperti yang terjadi di SD AL Muslim, salah satu siswanya ada yang terpapar covid 19, dan dilakukan tracing di SD Al Muslim oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan tracing ini ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

"Salah satu siswa kita ada yang terpapar covid 19, pihak sekolah gerak cepat melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, dan langsung ditindak lanjuti oleh Dinas Kesehatan dengan melakukan tracing ini," ungkap Kepala Sekolah SD Al Muslim, Fatimatuz, Sabtu (5/2/2022).

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo mengungkapkan bahwa saat ini masing – masing puskesmas memeriksa 100 siswa, ada 27 puskesmas di KAbupaten Sidoarjo. Hari ini kita tracing disini ada SD, SMP dan SMA mungkin hasilnya bisa melebihi.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

"Tujuannya untuk melihat persolan yang ada dengan varian yang baru mudah- mudahan hasilnya baik. Harapan saya nanti jam tiga sore hasilnya sudah keluar dan akan saya laporkan ke Bapak Bupati, apakah tatap muka diatas 5 Persen diperbolehkan atau tidak tergantung pemerintah daerah," ungkapnya.

"Saya pengin menjaga anak – anak kita, ini adalah aset negara jangan sampai anak – anak kita dengan adanya varian yang baru menjadi persolan terutama untuk Pendidikannya," lanjutnya.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Menurut keterangan dari salah satu guru yang mendampingi para siswa yang ditracing dengan swab antigen menyebutkan bahwa salah satu siswa SD Al Muslim yang terpapar mempunyai riwayat melakukan perjalanan luar kota sebelumnya bersama keluarga.

Pada saat ini kita berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai dengan SKB 4 Menteri dari SD, SMP hingga SMA di Al Muslim hingga lima hari kedepan. Untuk selanjutnya kita menunggu perkembangan dan instruksi dari pemerintah daerah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.