Rabu, 21 Okt 2026 08:55 WIB

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo Tangani Siswa SD yang Terpapar Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Feb 2022 17:19 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo saat meninjau pelaksanaan tracing
Wakil Bupati Sidoarjo saat meninjau pelaksanaan tracing

selalu.id - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru saja diberlakukan di Kabupaten Sidoarjo diawal tahun 2022 ini. Pemerintah tetap mengawasi dengan ketat pelaksanaan PTM apabila ada temuan sebaran covid 19 di lingkungan sekolah langsung gerak cepat.

Seperti yang terjadi di SD AL Muslim, salah satu siswanya ada yang terpapar covid 19, dan dilakukan tracing di SD Al Muslim oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan tracing ini ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi.

Baca Juga: Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

"Salah satu siswa kita ada yang terpapar covid 19, pihak sekolah gerak cepat melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, dan langsung ditindak lanjuti oleh Dinas Kesehatan dengan melakukan tracing ini," ungkap Kepala Sekolah SD Al Muslim, Fatimatuz, Sabtu (5/2/2022).

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo mengungkapkan bahwa saat ini masing – masing puskesmas memeriksa 100 siswa, ada 27 puskesmas di KAbupaten Sidoarjo. Hari ini kita tracing disini ada SD, SMP dan SMA mungkin hasilnya bisa melebihi.

Baca Juga: Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

"Tujuannya untuk melihat persolan yang ada dengan varian yang baru mudah- mudahan hasilnya baik. Harapan saya nanti jam tiga sore hasilnya sudah keluar dan akan saya laporkan ke Bapak Bupati, apakah tatap muka diatas 5 Persen diperbolehkan atau tidak tergantung pemerintah daerah," ungkapnya.

"Saya pengin menjaga anak – anak kita, ini adalah aset negara jangan sampai anak – anak kita dengan adanya varian yang baru menjadi persolan terutama untuk Pendidikannya," lanjutnya.

Baca Juga: Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Menurut keterangan dari salah satu guru yang mendampingi para siswa yang ditracing dengan swab antigen menyebutkan bahwa salah satu siswa SD Al Muslim yang terpapar mempunyai riwayat melakukan perjalanan luar kota sebelumnya bersama keluarga.

Pada saat ini kita berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai dengan SKB 4 Menteri dari SD, SMP hingga SMA di Al Muslim hingga lima hari kedepan. Untuk selanjutnya kita menunggu perkembangan dan instruksi dari pemerintah daerah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.