selalu.id - Wali Kota Eri Cahyadi merencanakan penataan ulang untuk Kebun Binatang Surabaya. Selain menginginkan susasana baru, wali kota penerus Tri Rismaharini ini merancang konsep hiburan yang terkoneksi.
"Kalau nanti Ibu Kota nya pindah di Kalimantan, maka Surabaya harus mempunyai tempat yang menarik," kata Eri, Kamis (20/12/2022).
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
Menurutnya, dimungkinkan kebun binatang ini nanti ada seperti jembatan, jadi masyarakat nanti melihatnya dari atas dan binatangnya bebas di bawah (dibagi per wilayah).
Eri berharap, rencana tersebut bisa dikerjakan oleh orang-orang profesional khususnya yang ada di Kota Surabaya. Dalam waktu dekat, pemkot akan mengundang DPRD Kota Surabaya, masyarakat, para pengamat lingkungan dan pemerhati satwa untuk melakukan FGD.
"KBS harus menjadi magnet perubahan yang sangat dahsyat. Termasuk sisi pengolahannya yang harus profesional," tuturnya.
Sebab itu, kata dia, bisa bekerjasama dengan investor atau pihak lain untuk merubah kebun binatang yang lebih modern dan tidak meninggalkan sejarahnya menjadi tempat wisata.
"Rencana akhir Januari 2022 dan Insya Allah di Februari kita bisa memberikan gambaran kebun binatang agar investor yakin dan mengerti, karena tidak semuanya bisa dikerjakan oleh pemerintah," ujarnya.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
Rencana ini, lanjut Eri, akan menggandeng investor dalam hal pembiayaan, mengingat anggaran yang bisa dikeluarkan oleh pemkot melalui APBD terbatas.
"Nanti dalam pelaksanaannya dia bisa menentukan membutuhkan biaya sekian, tapi kita kerjasamanya berapa tahun, tapi yang penting buat saya adalah warga Surabaya bisa menikmati," harapnya.
Lebih mengutamakan warga Surabaya, Eri menyebut akan memberikan harga khusus bagi pengunjung yang ber KTP Surabaya serta untuk pelajar Surabaya.
"Sedangkan untuk pelajar hanya diwajibkan untuk membayar Rp15 ribu." kata Eri.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
Eri juga menyinggung rencana mengkoneksikan tempat wisata KBS dengan terminal Joyo Boyo sebagai lahan parkir sekaligus ruang pamer untuk pelaku UMKM di Surabaya. Setelah memarkirkan kendaraanya, pengunjung akan disuguhi pameran produk UMKM dalam perjalananyan menuju KBS.
"Nantinya para wisatawan akan memarkirkan kendaraan di parkir di Joyoboyo. Kalau kekuatan ini dilakukan secara bersama-sama, saya yakin Surabaya dalam waktu satu tahun ini 2022 KBS bisa berubah menjadi lebih modern," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi