selalu.id - Pengamat menilai munculnya gerakan memenangkan bumbung atau kotak kosong di Surabaya harus disikapi oleh pasangan Eri-Armuji dengan serius. Gerakan itu diindikasikan adanya beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan pilihan lain selain pasangan Eri-Armuji.
Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Hari Irianto menyikapi polling online yang dilakukan oleh media sosial Instagram beberapa waktu lalu yang memenangkan kotak kosong tidak mempunyai landasan atau metode survei yang akurat. Menurutnya poling online itu hanya menautkan link dan semua orang bisa mengisi, mulai dari anak lima tahun sampai usia dewasa.
Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya
"Polling itu tidak merepresentasikan suara masyarakat Surabaya, sedangkan kalau survei itu bisa diklaim akurasinya," kata Hari, saat dihubungi selalu.id, Selasa (3/9/2024).
Meski belum merepresentasikan suara pemilih di Surabaya, namun Hari mengingatkan agar pasangan Eri-Armuji berhati-hati dan tetap berkampanye untuk meraih simpati masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang belum tersentuh.
"Ada orang yang mengklik kota kosong itu mengindikasikan ada gerakan yang seolah-olah menginginkan kotak kosong yang menang di Pilwali Surabaya. Meskipun kita tidak tidak tau seberapa besar itu akan teramplifikasi," imbuhnya.
Baca juga: Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo
Hal yang sama juga dinilai oleh Direktur Eksekutif Republic Research Lembaga Survey, Penelitian, Lasiono menyebut adanya poling warganet di media sosial itu dan dimenangkan kotak kosong. Artinya, masyarakat Surabaya tidak bisa dipaksa lagi dengan logika partai politik.
"Tidak bisa pemilih masyarakat Surabaya dianggap bodoh dan tidak mengerti. Menurut saya, jika kotak kosong menang, berarti masyarakat Surabaya sudah melek politik dan tidak bisa lagi disuguhi pilihan tunggal seperti ini," jelasnya.
Lasiono juga mengungkapkan adanya gerakan bumbung kosong dan poling tersebut membuat pasangan Eri-Armuji seharusnya harus semangat lagi untuk mendekati masyarakat Surabaya menyampaikan visi-misinya.
Baca juga: Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88
"Memang kondisi objektifnya ini. Seharusnya Eri-Armuji lebih semangat lagi untuk mendekati masyarakat dan menyampaikan visi dan misinya, pungkasnya.
Diketahui, beberapa hari terakhir muncul gerakan memenangkan kotak kosong serta poling yang dibuat oleh media sosial Instagram dengan akun @Lovesuroboyo. Poling tersebut memberikan warganet untuk mensimulasikan pilihannya antara pasangan Eri-Armuji versus kotak kosong. Hasilnya cukup mengejutkan, dari 7.051 responden warganet (data terbaru, Selasa (3/9/2024) 73 Persen memilih kotak kosong dan sisanya 23 persen untuk Eri-Armuji.
Editor : Arif Ardianto