Begini Keseruan Turnamen Mobile Legend antar Siswa SD di Surabaya

Reporter : Ade Resty
Suasana turnamen mobile legend

selalu.id - Perusahaan pengembang dan penerbit gim Mobile Legend Bang-Bang (MLBB) Moonton Games menggelar turnamen antar SD pertama di Indonesia sekaligus Grandi Final di Surabaya, Minggu (30/6/2024).

Senior Manager of Business Development & Community Moonton Games Erina Tan mengatakan, di momen liburan sekolah ini, pihaknya berkomitmen mengembangkan pembibitan atlet e-sport muda di Indonesia, dengan mengajak pelajar SD mengikuti penggelaran turnamennya.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Khusus di Jawa Timur, Erina menyampaikan pihaknya ingin terjun ke industri pro-scene dengan penjaringan bakat dimulai dengan menyelenggarakan kejuaraan tingkat sekolah dasar bertajuk "MLBB Goes to School" di Surabaya yang kini sudah memasuki fase akhir.

"Kami sudah melalui survei hasilnya banyak pelajar SD yang gemar bermain MLBB dan punya tim, selain itu juga banyak bibit potensial yang bisa dibina," kata Erina, saat ditemui, Grand Final MLBB Goes To School, di Galaxi Mall 2 Surabaya.

Diketahui, even tersebut total diikuti 32 tim sekolah dasar negeri dari swasta dari wilayah Surabaya dan Malang. Sedangkan pemain pada kompetisi itu mencapai 1.280 pelajar.

Kata dia, bermain di fase akhir, puluh tim tersebut terlebih dahulu menjalani fase penyisihan mulai 18 Maret hingga 3 Mei 2024.

Kemudian di fase akhir ini menyisakan 4 tim, yakni SDN Pandanwangi dan SDN Kota Lama 1 asal Malang. Kemudian dua lainnya asal Surabaya adalah SDN Sawunggaling 1 serta SDK St Mary.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Grand final kami jadwalkan setelah pelajar menyelesaikan ujian akhir dan bertepatan dengan liburan sekolah supaya tidak mengganggu jam sekolahnya," ucapnya.

Erina menyebut, ke depannya para pemain yang mengikuti kejuaraan ini terus dipantau perkembangannya dan diharapkan banyak peserta mampu bersaing di pro-scene Nasional.

"Fokus jangka panjang, adalah industri esport. Kami ada batas usia 16 tahun untuk bisa mengikuti kejuaraan piala dunia MLBB, maka kami berikan pengalaman sehingga ada tujuan untuk diraih," kata dia.

Sementara itu, salah satu peserta tim Mobil Legend asal Sekolah SD Percobaan 1 Malang, Chartur mengaku senang mengikuti turnamen ini.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Seru aja senang tambah pengalaman," ungkapnya.

Kepala sekolah SDN 1 Percobaan 1 Malang Ahmad Suyati menambahkan, turnamen ini sangat positif untuk anak-anak untuk mengisi waktu luang momen liburan sekolah. Apalagi juga mengaku sudah mengirim anak didiknya ke Swedia mengukuti turnamen Mobil Legend U-11.

"Ini untuk mengisi liburan terbaik termasuk olahraganya untuk yang bermain kreatif seperti mobil legend seperti ini. Game itu hiburan kita utama belajar tanamkan sepert ini. Game ini refreshing, termasuk memilih game bisa berkalobrasi atau kerjasamanya tim," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru