Gerindra Ajukan Nama untuk Pilwali, Hendy Baba Rafi Salah Satunya

Reporter : Ade Resty

Selalu.id - Usai muncul pernyataan rekom PDI Perjuangan yang akan menunjuk Pasangan Calon (Paslon) petahana Eri Cahyadi - Armuji, partai Gerindra Surabaya tancap gas. DPC Partai Getindra mengusulkan sejumlah nama Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) untuk Pilwali Surabaya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya, Bahtiar Rifa'i, menyatakan bahwa partainya belum menerima pendaftaran resmi terkait bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya. Meski demikian, komunikasi dengan beberapa kandidat potensial tetap berjalan.

Baca juga: Pendapatan Jatim Turun Rp1,96 Triliun, Gerindra Tetap Setujui APBD 2026

"Ada mantan salah satu relawan Prabowo Gibran yang di usulkan. Tapi kita tidak menerima pendaftaran," ujar Bahtiar Rifa'I di wawancarai, Selasa (25/6/2024) 

Menurut Bahtiar, beberapa nama Bacawali dan Bacawawali Surabaya dari internal maupun eksternal yang di sampaikan ke DPP Gerindra, yaitu Eri Cahyadi (Bacawali), Hendy Setiono (Bacawawali), Bayu Airlangga (Bacawali), Hadi Deddyansyah (Bacawali), AH Thony (Bacawali), dan Ahmad Dhani (Bacawali). 

"Kita kan diminta untuk mengusulkan nama-nama baik kader potensial juga non kader potensial," jelasnya.

Untuk calon internal, Bahtiar menyebut beberapa nama memiliki potensi untuk bersaing sengit di Pilkada Surabaya. 

"Seperti Deddy yang merupakan kader Gerindra. Ada juga Ahmad Dhani (musisi) dan Ah Tony (Wakil Ketua DPRD Surabaya) yang malah spanduknya sudah beredar. Itu calon usulan masyarakat yang berpotensi," tandasnya. 

Meski begitu, Bahtiar menekankan bahwa belum ada keputusan resmi dari DPP Gerindra terkait siapa yang akan di usung.

Baca juga: Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

"Belum ada keputusan resmi, kita juga masih menunggu, kan kita juga melihat hal yang ada, kita juga tidak bisa berdiri sendiri karena kita hanya 8 kursi. Yang jelasnya kita komunikasi nanti kalau sudah ada keputusan finalnya akan ada Rapimcabsus Surabaya," tambahnya.

Lebih lanjut Bahtiar menambahkan, bahwa komunikasi personal sudah dilakukan dengan beberapa kandidat. "Sudah ada komunikasi personal dengan ketua kami dengan DPC. 

Dia (Hendy) selaku pengusaha muda, dia juga membantu Prabowo Gibran waktu Pilpres kemarin. Jadi ini bagian salah satu calon yang kita usung. Namun untuk keputusan, ya balik ke DPP nanti," ujarnya.

Lebih lanjut, Bahtiar menjelaskan bahwa di Jawa Timur belum ada rekomendasi resmi yang muncul termasuk Surabaya.

Baca juga: Pokir Dewan Belum Jalan, Fraksi Gerindra Tegur Pemkot Surabaya

"Kalau komunikasi Mas Hendy maju sebagai wakil wali kota. Kalau untuk wali kota, Pak Eri dan Mas Bayu yang mengajukan. Hendy memang mengajukan sebagai wakil wali kota," katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai koalisi, Bahtiar mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan apa-apa terkait koalisi. Namun, komunikasi dengan partai koalisi Indonesia bersatu lainnya tetap berjalan baik. 

"Namun komunikasi kita dengan partai koalisi Indonesia bersatu lainnya juga baik seperti Golkar, Demokrasi, PAN, bahkan PDIP juga kita komunikasi, tiap bulan kita kan juga ada pertemuan dengan ketua-ketua partai, semua demi kebaikan Surabaya," paparnya.

Bahtiar menegaskan bahwa tujuan utama Partai Gerindra adalah untuk kebaikan Surabaya. "Kita tidak ingin Surabaya memunculkan kuat-kuat an mana yang menang kalah tapi mana yang terbaik untuk Surabaya," tutupnya.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru