Surabaya (selalu.id) - Mengatasi trauma pada korban erupsi Semeru, Dinas Sosial Jawa Timur membuat Jatim Sisial Care (JSC) yang bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial atau penyembuhan trauma dalam bahasa kekinian disebut 'trauma healing'. Layanan ini diperuntukan bagi anak-anak dan orang dewasa.
"JSC Dinsos Jatim mendirikan posko di desa Jarit Kec Candipuro untuk mempermudah akses bagi korban erupsi yg membutuhkan trauma healing," ujar Kepala Dinas Sosial Jatim, Alwi, Minggu (12/12/2021).
Baca juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat
JSC memberikan kegiatan trauma healing kepada para korban yang bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan dan mengembalikan kondisi emosional. Trauma healing yang dilakukan pun beragam mulai dari melakukan permainan secara individu maupun kelompok.
"Trauma healing bagi anak-anak diberikan hiburan, menyanyi, menulis,menggambar, bernyanyi bersama sambil di asessmen," ungkapnya.
Baca juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov
Berbeda dengan anak-anak, trauma healing yang dilakukan untuk orang dewasa dan lansia adalah mengajak mereka untuk sholawatan bersama dan melakukan trauma healing secara personal.
Pada Jumat (10/12/2021) lalu. tim trauma healing ini bergerak di titik pengungsian SMP Negeri 1 Candipuro dan Lapangan penanggal. Tim LDP tersebut, kata dia, terdiri dari pekerja sosial dari 30 UPT Dinsos Jatim, penyuluh sosial, TKSk, Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas) dan pilar sosial lainnya.
Baca juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat
"Selain itu Dinsos Jatim juga membuka posko LDP di Desa Jarit Kec Candipuro agar team LDP siap siaga membantu trauma healing bagi korban erupsi Gunung Semeru," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi