Tinjau Pasar Wonokromo Jelang Nataru, Wamendag: Aman

Reporter : Ade Resty
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat meninjau Pasar Wonokromo bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id)- Memastikan stok bahan pokok aman pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga meninjau Pasar Wonokromo Surabaya, Selasa (7/12/2021). Didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Jerry berkeliling stan-stan di pasar tersebut.

"Kami bersama pak Wali melihat beberapa gerai dan toko, memang ada beberapa tempat yang menjadi contoh terkait harga dan ketersedian," kata Jerry.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Jerry menjelaskan bahwa ketersediaan barang cukup baik, serta harga cukup terkendali dan meminta dipertahankan hingga Nataru.

"Kami banyak melakukan observasi di lapangan, beberapa daerah termasuk juga di Surabaya untuk memastikan semuanya kondusif," jelasnya.

Jelang Nataru, lanjut Jerry, pemerintah pusat akan memastikan 1,5 bulan hingga 2 bulan kedepan pasokan bahan pokok aman.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Kan ini pusatnya natal dan tahun baru kan Desember sampai tahun depan sih ya insya Allah tersedia dengan baik,"kata dia

Masih kata Jerry, Kementrian Perdagangan rutin melakukan operasi pasar, tidak hanya satu daerah namun untuk semua daerah dan stok barang dipastikan tersedia.

"Saya pikir ini Kemendag menggandeng Pemkot dan Pemprov untuk memastikan layanan ini teraplikasikan dengan baik di pasar-pasar," ujarnya.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur, Drajat Irawan menyampaikan bahwa pantauan Siskaperbapo (Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok) dari 116 Pasar ternayata di pasar Wonokromo stabil.

"Ketersedian cukup dengan harapan data yang ada sampai 1,5 bulan kita masih cukup ketersedian semua bahan pokok," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru