Gantikan Riswanto, Tri Indah Ratna Sari Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Surabaya

Reporter : Ade Resty
Sidang paripurna pengucapan sumpah

selalu.id - Tri Indah Ratna Sari resmi menjadi anggota DPRD Surabaya menggantikan Riswanto yang dipecat PDI-Perjuangan, dia pun telah dilantik dalam sidang Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW).

Sidang paripurna pengucapan sumpah ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Pada kesempatan ini, turut hadir pula Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, anggota dewan setempat, dan pejabat pemkot lainnya.

Baca juga: KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Hari ini ada pelantikan anggota dard melalui mekanisme PAW dimana Tri Indah Ratna Sari itu dilantik menjadi anggota DPRD masa bakti 2019-2024," kata Adi Sutarwijono usai paripurna, Selasa (8/8/2023).

Adi menjelaskan, setelah pengucapan sumpah jabatan, diharapkan Tri Indah Ratna Sari dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas kerja yang baru sebagai amanah rakyat.

"Kita berharap agar Tri Indah Ratna Sari agar menyesuaikan diri. Kemudian memacu kinerianya untuk kepentingan
masayarakat Kota Surabaya," ujar mantan jurnalis itu.

Nantinya, kata Adi, posisi Tri Indah Ratna Sari sementara akan mengisi komisi B DPRD Surabaya yang membidangi
Perekonomian dan Keuangan menggantikan Anggota DPRD sebelumnya sembari menunggu surat dari Ketua Fraksi Partai PDI Perjuangan.

Baca juga: DPRD Surabaya Turut Sesalkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

Sementara itu, Tri Indah Ratna Sari mengaku bersyukur telah dilantik. Ke depan, dia akan meneruskan perjuangan almarhum orang tuanya Abah Waras yang merupakan tokoh senior PDIP Surabaya.

"Ini adalah amanah dari bapak saya dan tidak luput dukungan dari dulur-dulur yang ada di Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Wonokromo, Gayungan, Sawahan, Jambangan, Sukomanunggal," katanya.

"Siap mengikuti program-program pemerintah dan belajar kepada senior-senior yang sudah terlebih dahulu berada di Gedung DPRD Kota Surabaya," tambah Ratna, pemilik 6.196 suara pada pileg 2019 ini.

Baca juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

Sekedar informasi, menurut sumber di internal partai, persoalan pemecatan Riswanto dipicu sejumlah permasalahan yang diduga telah dilakukan. Salah satunya celotehan Riswanto soal uang Rp50 miliar untuk mendapatkan rekomendasi ke DPP PDIP menyoal pilkada Surabaya.

Hal-hal itulah yang membuat partai geram. Terakhir, beredar video berdurasi 0.47 detik beredar di masyarakat yang diduga menghina kaum perempuan.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru