selalu.id - Sejumlah jemaah haji Indonesia dinyatakan hilang di Tanah Suci, Madinah, saat proses Lempar Jumroh Aqobah.
Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui data petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia mencatat bahwa saat ini sebanyak 3 orang Jemaah Haji hilang. Salah satunya jemaah berusia 60 tahun asal Prabolinggo, Jawa Timur.
Panitia PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram menjelaskan pria baruh baya asal desa Muneng Kidul, Sumberasih, Prabolinggo, yang hilang tersebut bernama Niron Suna dari kelompok terbang (kloter) ke-65, saat prosesi Lempar Jumroh Aqobah pada 29 Juni 2023 lalu.
Dinyatakan sebelumnya, rombongan Niron dari kloter 65, masih berkumpul bersama jemaah lainnya saat tiba di Mina, tanggal 28 Juni 2023.
Kata Husnul, seharusnya rombongan tersebut terjadwal Lempar Jumroh pada pukul 16.30 WIB, tetapi Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) memutuskan mengambil jadwal lebih awal.
"Tanggal 29 juni semestinya lempar jumroh itu kan jam 16.30 tapi KPHI mengambil jadwal lebih awal yakni bada subuh," jelasnya.
Hal itu disebabkan karena adanya keterlambatan bus perjalanan dari Musdalifah ke Mina pada kloter jemaah sebelumnya. Jadwal tersebut mundur hinggal pukul 02.00 waktu Arab Saudi. Kemudian, selanjutnya disusul rombongan Niron.
"KPHI berpikir akan lebih dingin suasananya pada jam subuh. Tapi sampai di Mina ternyata yang bersangkutan tidak ada," jelasnya.
Petugas pun berupaya mencari Niron hingga menyisiri kawasan Mina. Bahkan sekitar tenda Jamarot dan tempat lempar Jumroh
"Istrinya (Niron) nangis-nangis melaporkan, petugas bergerak mencari menyisir dari yang ada di sana di Mina, sekitar tenda dan di Jamarot tempat Lempar Jumroh disisir di sana ternyata tidak diketemukan," jelasnya.
"Tetapi identitas (Niron) itu baru dilapor kepada petugas kami tanggal 8 Juli 2023. Paspornya ada, identitas ada dan ada baju yang dipakai oleh beliau ketika saat sedang Lempar Jumrah dan itu juga dibenarkan oleh istrinya. Nah ternyata orangnya gak ada," jelasnya.
Selain Niron, ptugas KPHI pun berupaya mencari keberadaan sejumlah haji yang hilang di Madinah. Hingga saat ini, Husnul menambahkan bahwa masih belum hasil perkembangan pencarian beberapa jemaah hilang tersebut.
"Sampai saat ini masih belum ada perkembangan yang menggemberikan ,tapi tim kami yang ada di Saudi Arabia sudah menyisir semuanya. Rumah sakit, tenda, maupun dekat dengan Minah. Mudah-mudahan segera ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat," pungkasnya. (Ade/Adg)
Baca juga: Kloter Terakhir Tiba di Surabaya, Satu Jemaah Haji Asal Malang Belum Ditemukan
Editor : Ading