Dalami Kasus Siswi SMP Dicekoki Miras dan Diperkosa, Polisi Masih Minta Keterangan Korban

Reporter : Ade Resty
Ruang perawatan korban pemerkosaan

Selalu.id - Polisi Surabaya langsung menyelediki dan mendalami kasus pemerkosaan siswi SMP yang cekoki miras oleh dua pemuda hingga hamil 5 bulan.

Kasus pemerkosaan ini terungkap usai Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i mendapatkan laporan orang tua korban. Diketahui peristiwa pencekokan miras dan pemerkosaan itu terjadi di Bubutan pada Desember 2022 lalu. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Tri Wulandari menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban dan saat ini polisi masih dalam pendalaman kasus.

Ipda Tri Wulandari juga masih meminta keterangan korban untuk melengkapi berkas perkara pemerkosaan tersebut. Namun, saat ini korban sedang dirawat di rumah sakit Soewandhie, sehingga butuh waktu untuk mengintrogasi korban.

"Mohon waktu masih introgasi korban. Nanti detailnya akan kami sampaikan," ujar Wulan sapaan akrabnya, Senin, kepada selalu.id (27/04/2023).

Sementara itu salah dokter yang merawat korban yakni Nurlaella mengatakan bahwa kondisi siswi SMPN berusia 15 tahun itu sedang dalam kondisi lemas dan trauma. Korban pun sempat dirawat di RS Soewandi karena terdapat benjolan di sekitar di kemaluannya sejak Rabu (26/5/2023) kemarin.

“Untuk benjolannya sudah kami lakukan perawat dan sudah dibersihkan. Rencananya, pasien tersebut sudah bisa pulang pada hari ini,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Pemerkosa Siswi SMP Hingga Hamil 5 Bulan

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru