Begini Tanggapan Wali Kota Eri Soal Munculnya Praktik Prostitusi Baru di Surabaya

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut praktek prostitusi terselebung tidak hanya ada di tempat perkampungan padat penduduk. Namun, juga praktek tersebut masih terjadi di hotel atau penginapan.

"Itu sudah praktek prostitusi tidak hanya disana (perkampungan). Tapi di hotel yo isok, saya mendapatkan laporan pertama kali (penggerebekan prosititusi) itu untuk pegang langsung (tindak). Yang kita lakukan di hotel-hotel ya sama,"kata Eri, Selasa (4/4/2023).

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Eri berharap kepada seluruh pengelola hotel atau penginapan untuk tidak melakukan praktik tersebut. "Makanya saya berharap pengelola hotel dan tempat penginapan lainnya ayolah sudah, kalau dilarang agama jangan dilakuin. kan banyak praktek prostitusi dipegang di tempat penginapan, sama kan,"ujarnya.

Meski demikian, Eri meminta juga untuk perkampungan di Surabaya agar menjadi kampung madani. Hal itu tak hanya fokus dengan kemiskinan yang berkurang, namun perbuatan yang dilarang agama.

"Semua perbuatan yang dilarang agama bisa dihentikan di kampung itu dengan semua lintas agama. Sehingga kampung itu bisa terlepas dari kampung seperti itu (prostitusi),"tuturnya.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Terkait penemuan tempat berkedok warung kopi yang digunakan sebagai tempat transaksi prostitusi yang berada di Jalan Tambak Asri, Eri menyebut bahwa masih satu ditemukan dan hal itu merupakan laporan warga setempat.

Sebab itu, Eri meminta kepada warga setempat yang mengetahui tempat-tempat prostitusi seperti itu untuk segera melaporkan ke pihak berwajib, agar segera ditindak.

"Nanti kalau semua warga baik di tempat penginapan atau hotel, ataupun dimanapun tolong segera laporkan ke kami. Maupun pihak berwajib dari kepolisian biar tindak lanjut,"tergasnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Surabaya, Edy Christijanto mengaku baru mendapat laporan dari warga terkait praktik prostitusi ini. Disebutkan, prostitusi terselubung ini berada di dua wilayah Surabaya, yakni barat dan utara.

"Kita dapat laporan warga seminggu yang lalu, beberapa tempat di wilayah Surabaya Barat dan Utara. Akhirnya ada satu tempat berhasil kita temukan. Kita segel tempatnya yang berbentuk warung kopi,"kata Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto kepada selalu.id. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru