selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat bahwa kasus diare pada anak mencapai ribuan selama memasuki musim hujan.
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, selama memasuki musim hujan pada Januari 2023. Jumlah angka penderita diare pada anak di Surabaya mencapai 1.879 kasus.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Dibulan Januari 2023 sebanyak 1.879 kasus. Masuki musim penghujan perlu diwaspadai adanya peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan khusus nya pada anak,"kata Nanik, Jumat (10/2/2023).
Nanik menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan upaya dalam dalam mengantisipasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan. Yakni melakukan sosialisasi dan kewaspadaan dini.
"Sosialisasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan pada masyarakat khususnya ketika kegiatan posyandu,"ujarnya.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Kemudian, melakukan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Serta, melakukan pengobatan sesuai dengan pedoman tatalaksana yang berlaku.
"Seperti layanan rehidrasi oral aktif atau LROA pada pasien diare, pemberian oralit, Zinc dan lain-lain,"tuturnya.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Mengingat penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan personal higine, Nanik menerangkan, pihaknya akan melakukan penguatan kembali tentang pentingnya PHBS di masyarakat.
"Mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit-penyakit tersebut,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi