Penderita Diare Pada Anak di Surabaya Naik Selama Januari 2023, Ini Penyebabnya

Reporter : Ade Resty
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat bahwa kasus diare pada anak mencapai ribuan selama memasuki musim hujan.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, selama memasuki musim hujan pada Januari 2023. Jumlah angka penderita diare pada anak di Surabaya mencapai 1.879 kasus.

Baca juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Dibulan Januari 2023 sebanyak 1.879 kasus. Masuki musim penghujan perlu diwaspadai adanya peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan khusus nya pada anak,"kata Nanik, Jumat (10/2/2023).

Nanik menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan upaya dalam dalam mengantisipasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan. Yakni melakukan sosialisasi dan kewaspadaan dini.

"Sosialisasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan pada masyarakat khususnya ketika kegiatan posyandu,"ujarnya.

Baca juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Kemudian, melakukan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Serta, melakukan pengobatan sesuai dengan pedoman tatalaksana yang berlaku.

"Seperti layanan rehidrasi oral aktif atau LROA pada pasien diare, pemberian oralit, Zinc dan lain-lain,"tuturnya.

Baca juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Mengingat penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan personal higine, Nanik menerangkan, pihaknya akan melakukan penguatan kembali tentang pentingnya PHBS di masyarakat.

"Mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit-penyakit tersebut,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru