selalu.id - Setelah sebelumnya menggelar apel siaga keandalan pada Selasa (20/12), PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali melaksanakan giat koordinasi kesiagaan di 50 unit pembangkit yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia pada Sabtu (24/12).
Selain digelar untuk mengamankan pasokan listrik pada perayaan Natal, apel siaga dan giat koordinasi ini digelar sebagai check point persiapan menuju tahun baru 2023.
Baca juga: World Clean Up Day, PLN Bersama Pemkot Surabaya Gelar Aksi Bersih Pantai
Apel siaga dan giat koordinasi ini melibatkan 50 unit pembangkit serta 4.547 personil karyawan PLN NP. Tidak saja dari kalangan internal, dalam menjaga keandalan listrik menuju Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, PLN NP berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di sekitar unit pembangkit seperti TNI, Polisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal nyala terang Indonesia.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan, PLN NP siap mengamankan keandalan pasokan listrik dari periode 19 Desember 2022 sampai dengan 4 Januari 2023. Ini merupakan komitmen PLN NP untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik demi terwujudnya Indonesia terang menuju 2023.
"Dalam apel siaga dan check point ini PLN NP akan terus meningkatkan patrol check, preventif, prediktif dan keamanannya di 50 unit pembangkit. Hal ini akan dibantu oleh teknologi digitalisasi unit pembangkit yang bernama iCORE untuk memastikan seluruh unit andal dalam memasok di sistem ketenagalistrikan," ucap Ruly.
Baca juga: Token Listrik PLN Diblokir di Sidoarjo, Warga Diminta Bayar Rp10 Juta untuk Tagihan Orang Lain
Ruly memastikan amannya pasokan listrik di seluruh pembangkit yang tersebar di seluruh penjuru nusantara, mulai dari PLTMG Arun yang terletak Lhokseumawe, Aceh, PLTU Teluk Balikpapan dan PLTU Pulang Pisau yang berada di Kalimantan, seluruh PLTU dan PLTA di Pulau Jawa, hingga ke PLTU Ropa di Ende, Nusa Tenggara Timur. Tidak terkecuali PLTU Tidore yang berperan penting dalam melistriki Indonesia bagian timur.
"Sebesar 15.432 MW telah siap dan akan kami pasok tanpa henti pada Natal 2022 dan Tahun 2023 ini. Kami berkomitmen untuk mempersiapkan Unit Pembangkit agar selalu ready dan tidak mengalami gangguan, sehingga umat Kristiani dapat dengan nyaman melaksanakan ibadah Natal bersama dengan keluarga dan seluruh masyarakat penjuru nusantara dapat merayakan pergantian tahun baru dengan gembira," tambah Ruly.
Baca juga: PLN Jatim Catat Rekor Penjualan Listrik 44,3 TWh di Tahun 2024
Selain kesiapan personil dan peralatan, PLN NP juga melakukan pemantauan keandalan pembangkit secara terpusat melalui iCORE (Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty & Efficiency). Teknologi ini merupakan produk inovasi dalam pengelolaan pembangkit berbasis digital 4.0.
Melalui iCORE, proses pemantauan operasional, menganalisis, dan mendiagnosis kondisi pembangkit dapat dilakukan secara digital dan real time melalui pengoptimalan sensor yang ada di mesin pembangkit-pembangkit di unit. iCORE dapat menghasilkan rekomendasi pemeliharaan atau perbaikan yang diperlukan, maupun untuk menggerakan peralatan secara otomatis sehingga tercapai keandalan dan efisiensi yang optimal. (SL1)
Editor : Redaksi