selalu.id - Mayat pria yang ditemukan nyaris gosong di pinggir sungai di Jalan Medokan Semampir, Surabaya disebutkan memliki riwayat penyakit stroke dan linglung.
Kabid Operasional Damkar Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan, dalam keterangan keluarganya, korban diduga mempunyai riwayat stroke.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
"Tapi kalau benar linglung atau struk kan bahaya kalau main api, kita masih mendalami itu,"ujarnya Wasis.
Wasis menjelaskan, dalam keterangan keluarganya, sebelum melakukan kegiatan membakar sampah dan alang-alang, korban membawa kain dan kresek yang isinya baju serta korek.
"Ini kita tak tahu kebenarannya gimana. Apalah benar beliau bakar pakaian atau sampah ini. Jika benar linglung atau stroke kan bahaya,"jelasnya.
Baca juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya
Wasis mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sembarangan tempat. Ia meminta warga bisa menyerahkan kepada pihak terkait untuk mengelola sampah. Hal tersebut agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, bahkan resiko kehilangan nyawa.
"Jika tidak ditangani dengan baik, bisa merembet ke bangunan sekitar dan membahayakan seperti kejadian ini," imbuhnya.
Baca juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Sebelumnya, seorang saksi yang bernama Imam menyebutkan korban sempat pamitan kepadanya mau membakar sampah dan alang-alang di pinggir sungai tersebut. Imam juga sempat melarangnya untuk tidak melakukan aktivitas membakar sampah karena menjelang maghrib.
"Saya bilangi ojok bakar-bakar (jangan bakar-bakar ) mau magrib. Saya kasih tau gak gelem (gak mau),"kata Imam, saat ditemui selalu.id. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi