Tuntaskan Dendam ke Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Piala AFC

Reporter : Ade Resty
Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Gelora Bung Tomo

selalu.id - Timnas U19 Indonesia berhasil membalas dendam melawan Vietnam dengan skor 3-2 di pertandingan kualifikasi AFC U20 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (18/9/2022).

Kemenangan tersebut sekaligus Indonesia memegang tiket Piala AFC U20 Uzbekitasn 2023 mendatang.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Selama pertandingan, terjadi jual beli serangan yang sengit, meski kedua tim tidak ada yang mencetak gol hingga turun minum.

Pertarungan semakin sengit terjadi di babak kedua, hingga akhirnya kedua tim berhasil mejebloskan bola ke gawang. Skor berakhir 3-2 dengan kemenangan Indonesia. Hal ini sekaligus membalas dendam kepada Vietnam seperti janji pelatih Timnas Indonesia, Shin-Tae-yong.

Dengan hasil ini, Shin Ta-Young mengatakan, bahwa anak buahnya berhasil membalas dendam Vietnam. Sehingga, kemenangan tersebut membuatnya semakin percaya diri.

"Sekarang sudah bisa menang lawan Vietnam, kami jadi percaya diri. Saya bangga dengan para pemain," kata Shin Tae-yong, usai pertandingan lawan Vietnam.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Shin menerangkan, pertandingan di babak kedua, anak asuhnya menjadi lebih fokus dan percaya diri setelah berhasil membobol gawang Vietnam.

"Kita masukin dua gol dan kita balikan lagi sampai 3-2. Artinya tim Indonesia semakin kuat, walaupun kami kemasukan gol dan situasi kalah. Tapi kita bisa balikin,"ujar Shin.

Saat ditanya pemain bintang timnas U19, Marselino, yang selalu dimainkan di babak kedua, Shin menyebut karena fisik Marselino yang belum pulih.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Emang Marselino sebelum gabung timnas belum pulih total karena dia main terus di liga. Maka dia dimainkan 45 menit aja,"jelasnya.

Shin menambahkan, kebobolan dua gol dari Vietnam menjadi pelajaran buat timnya. Namun, seharusnya anak asuhnya sudah tahu taktik lawannya tersebut.

"Pasti menjadi PR mesti diperbaiki, pemain harusnya sudah tahu lawan. Taruh bola di belekang, tetapi lini defense naik, itu harus diperbaiki dan dievaluasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru