Wali Kota Eri Bakal Gelar Acara Mengenang Seniman Ludruk Legendaris Cak Sapari

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat takziah di rumah duka Cak Sapari

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berencana menggelar kegiatan seni dan budaya bertajuk 'Mengenang Cak Sapari' di Balai Pemuda.

Itu dilakukan untuk mengenang dan menghormati meninggalnya legenda Ludruk Surabaya, Cak Sapari yang juga sebagai anggota Grup Ludruk Kartolo Cs, Kamis (15/9/2022), sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Eri Cahyadi mengungkapkan, Surabaya
tengah berduka karena seniman hebat Cak Sapari tutup usia.

"Insya Allah saya bersama Cak Kartolo akan menggelar kegiatan seni dan budaya 'Mengenang Cak Sapari',"kata Eri, Jumat (16/9/2022).

Nantinya, Pemkot Surabaya berniat untuk menghidupkan kembali Balai Pemuda menjadi pusat kesenian dan budaya.

Kata dia, hal ini pernah dilakukan pemkot Namun, saat itu Pemkot Surabaya tengah fokus pada penanganan dan antisipasi penyebaran virus Covid - 19.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Maka akan dibuka kembali dan akan saya mulai dulu dengan (kegiatan) 'Mengenang Cak Sapari'," ujarnya.

Untuk mempersiapkan dan menggelar acara seni tersebut, Eri mengaku telah berkoordinasi dengan Cak Kartolo dan keluarga Cak Sapari).

"Akan saya canangkan juga, tempat seni yang ada di Surabaya itu letaknya di Balai Pemuda,"tuturnya.

"Monggo (silahkan) bisa dimanfaatkan oleh para seniman secara bergantian. Nanti dia bisa menjual tiket pementasan dan hasilnya juga bisa dimiliki oleh para seniman,"lanjutnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Eri mengingatkan kepada para seniman untuk menjaga kebersihan melalui biaya retribusi. Ia berharap para seniman bisa menjaga ruang kesenian di Kota Surabaya.

"Melihat kemajuan zaman, ludruk juga tidak akan mati, tapi ludruk ini bisa bertransformasi menjadi ludruk dengan model (konsep) kekinian, seperti Grup Ludruk The Luntas dan lainnya," ucapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru