selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan simulasi persiapan jelang pertandingan Piala AFC U-20 2023 di Gelora Bung Tomo (GBT).
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayanti mengatakan, salah satu simulasi yang dilakukan, yakni menggelar penjemputan Timnas Vietnam, Timor Leste, dan Hongkong.
Baca juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim
Wiwiek menjelaskan, simulasi tersebut guna menghitung rentang waktu tiga timnas itu untuk tiba di tempat penginapan.
"Kemarin juga dilakukan simulasi penjemputan di bandara sampai ke hotel. Jarak-jarak yang harus diperhatikan,"kata Wiwiek Jumat (9/9/2022).
Pemkot Surabaya juga memperhatikan waktu yang berpotensi menghambat laju bus para pemain saat akan menuju lokasi pertandingan di GBT, fasilitas latihan, dan penginapan.
Baca juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya
"Jam-jam sibuknya juga harus diperhatikan. Hal-hal semacam itu yang sekarang kami sedang mengumpulkan fakta-faktanya," terangnya. Tempat penginapan dan latihan itu akan disimulasi dengan baik," ungkapnya.
Lebih lanjut Wiwiek menjelaskan, pihaknya akan berupaya mempercepat perjalanan agar para pemain dapat tepat waktu tiba di Stadion. Bus yang mengangkut para pemain dari penginapan menuju stadion tidak boleh lebih dari 30 menit.
"Di situ pasti ada aturan-aturan, salah satunya menggunakan patwal, sehingga tidak memakan waktu diatas 30 menit," ujarnya.
Pemkot juga melakukan skema rekayasa lalu lintas apabila terjadi kemacetan di salah satu jalan yang dilalui oleh bus pemain.
"Begitu macet ini terlalu panjang, disitulah akan dilakukan rekayasa lalulintas," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi