Jelang Piala AFC U20, Stadion GBT Masih Bau Sampah

Reporter : Ade Resty
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

selalu.id - Bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo tetap tercium meski Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menghilangkan bau tersebut.

Awalnya, Pemkot Surabaya menyebut GBT sudah tidak lagi bau sampah karena berbagai upaya dilakukan. Selain penutupan sampah menggunakan membran. pemkot juga melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6 atau organik.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Namun, menjelang beberapa hari pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC U-20 2023 bau sampah tersebut masih tercium.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, ada 9 titik yang masih tercium bau sampah, termasuk di dekat masuknya TPA Benowo.

"3 titik diluar mengelilingi 6 titik. Titik yang diluar di dekat pintu masuknya TPA jadi yang di lapangan A B C itu tapi yang disisi utara disitu memang masih bau kemarin,"kata Hebi, usai konferensi pers di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (8/9/2022).

Hebi mengatakan, pihaknya langsung menyelediki bau sampah tersebut. Ternyata ditemukan dari ceceran truk sampah yang masuk menuju TPA Benowo.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Setelah kita semprot tadi pagi sudah tidak bau. Kita sudah lakukan penambahan membran, buffer zone, itu kita semprot setiap hari, kalau ada sampah baru disemprot lagi,"ujarnya.

Terkait operasional pengangkutan sampah, Hebi menerangkan, pengangkutan itu dipindahkan jadwal, yang biasanya siang diahlikan malam hari hingga perhelatan kualifikasi Piala AFC U-20 di GBT selesai.

"Yang hari ini diambil jam 2 malam diambil sampai jam 12 siang besok, Itu masih ada, tapi mungkin antar pagi dan siang ini volumenya sedikit,"ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Tetapi untuk yang setelahnya, itu kita mulai jam 12 malam sampai pagi. Jadi TPA buka disana, kita sosialisasikan juga disana. Berlaku sampai AFC selesai," lanjutnya.

Saat ditanya apakah ada pembatasan sampah? Hebi menerangkan, tidak ada pembatasan. Sebab, nantinya akan menumpuk dan Kota Surabaya tidak nyaman.

"Pembuangan tetap ada cuman waktunya diganti. Ini siang ganti malam," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru