selalu.id - Antrian panjang terjadi pada SPBU di Surabaya menyusul rencana kenaikan harga BBM pada 1 September 2022.
Bahkan, SPBU yang berada di Jalan Jagir Wonokromo kehabisan pertalite sejak sore hari.
Baca juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga
Pantauan selalu.id, sekitar pukul 21.00 WIB tampak antrean panjang mobil dan motor. Beberapa pengendara balik arah melihat papan yang bertulis 'Pertalite Sudah Habis Terima Kasih'
"Selamat malam bapak ibu untuk stok BBM pertalite di SPBU ini sudah habis untuk besok tidak ada kenaikan harga pertalite, solar, pertamax untuk besok harga tetap ya,"Suara pemberitahuan SPBU.
Baca juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua
Taufik (35) salah satu ojek online (Ojol) Grab mengaku agak kecewa, tetapi dirinya tidak masalah jika harga BBM naik, karena kebutuhan sehari-hari.
"Kalau saya kebutuhan ndak maslaah, agak kecewa, kalau gak diisi kan gak dapat uang saya. Tadi mau isi, ini Pom terdekat tujuan ngojek. Gak masalah kalau sudah naik,"ungkapnya saat ditemui, selalu.id.
Baca juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat
Berbeda denga Wahyu yang mengaku memang berniat untuk mengisi BBM, sehingga dirinya putar balik dan mencari di SPBU yang lain.
"Bisanya kan ngisi pertalite, pas mau ngantre kesini ternyata habis, indikator sudah hampir habis (Empty), terpaksa cari SPBU lain,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi