selalu.id - Sebuah akun twitter memnunggah video yang memperlihatkan truk penyiram tanaman yang disebut milik Pemkot Surabaya sedang mengambil air dari selokan atau got.
Akun dengan nama @mansursetiawan tersebut menggunggah video berdurasi 7 detik dengan dibubuhi kalimat keheranan atas kondisi tersebut.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
"Nyiram taman ternyata (pakai) air got, aku pikir air sungai," tulisnya, Jumat (25/8/2022).
Salah satu netizen twitter @rasberry_2204 membalas postingan tersebut. Menurutnya, air got justru bagus untuk pupuk cair alami. Sebab, air got banyak mengandung nitrogen atau amonium dan Fosfat.
Air got tersebut, menurutnya juga memiliki senyawa organik yang dibutuhkan akar tanaman.
"Tergantung DAS sungainya kalau banyak industri ya lebih komplek, kalau sungainya macem swiss ya beda lagi. Secara umum air got di kota jadi tampungannya limbah domestik yang notabene banyak filler dari deterjen, sabun, dan sejenisnya,"balasnya.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
Hal yang sama disampaikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, air got atau air sungai itu mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman.
"Air dari selokan (got) itu banyak mengandung unsur hara yg diperlukan tanaman,"kata Hebi, saat dihubungi selalu.id, Jumat (26/8/2022).
Hebi mengatakan, air yang diambil dari sungai ataupun got banyak amonia (limbah cair) atau pupuk basah.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
Hebi menerangkan, air sungai atau air got itu merupakan pupuk basah karena terdapat unsur (N) nitrat dan (P) fosfat di sungai.
"Kalau pakai air PDAM malah bahaya, ada tawas, tidak bagus untuk tanaman, yang bagus memang air sumur, tapi air sumur kan susah. Air kencing kita itu mengandung unsur nitrat dan fosfat, malah bagus, air got juga bagus," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi