selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya mendekatkan pelayanan kepada warga dengan membuka Bakti Sosial Layanan Terintegrasi serentak di 31 kecamatan se Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani, membuka Bakti Sosial Layanan Terintegrasi di Jalan Setro Gang 2 RW 05, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Sabtu (25/6/2022).
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Dalam acara tersebut, ada 45 pelayanan dari 18 Perangkat Daerah (PD) yang disediakan Pemkot Surabaya.
Tampak warga pun sejak pagi juga sudah memanfaatkan berbagai pelayanan itu, karena lebih dekat dengan rumah mereka masing-masing.
Eri mengatakan Bakti Sosial Layanan Terintegrasi ini ini untuk mendekatkan pelayanan Pemkot kepada warga, baik itu pelayanan kesehatan, perizinan, hingga pelayanan publik lainnya.
Sehingga, jika warga tidak punya waktu untuk mengurus pelayanan di hari aktif karena bekerja, maka mereka bisa memanfaatkan acara ini karena sudah dekat dengan rumahnya.
"Acara semacam ini sudah kita mulai pada HJKS (Hari Jadi Kota Surabaya) pada Mei lalu, dan ini terus kita lanjutkan. Jadi, momen HJKS itu menjadi titik awal program ini, dan pelayanan terintegrasi ini akan terus kami lanjutkan setiap bulan sekali," kata Eri.
Lebih lanjut Eri mengungkapkan, demi mendekatkan jajaran pemkot dan pelayanan terbaik kepada warga. Setiap hari Jumat para camat dan lurah wajib untuk bertemu warga secara langsung di kantornya masing-masing.
"Jadi, warga yang ingin ketemu langsung dengan Kepala PD, camat, dan juga lurah, bisa langsung datang ke kantor mereka masing-masing, pasti mereka di kantornya,"ujarnya.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Bahkan, setiap hari Sabtu saya membuka pintu Balai Kota Surabaya untuk menerima aduan dari warga," tambahnya.
Eri berharap, Pemkot Surabaya bisa semakin dekat dengan warganya dan dibutuhkan untuk membangun Kota Surabaya.
Sebab, menurutnya pemkot tidak bisa bekerja sendirian dan harus dibantu oleh warga.
"Semoga acara ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga Kota Surabaya, khususnya di Kelurahan Gading. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini dicatat sebagai amal jariyah kita kelak," terangnya.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Nanik Sukristina, menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa semakin mudah untuk menerima pelayanan.
Sehingga, tidak hanya dilakukan di jam-jam kerja, tapi juga bisa dilakukan pada akhir pekan.
"Sasaran kegiatan baksos terintegrasi ini adalah masyarakat umum dengan target 500 peserta setiap lokasi perkecamatan," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi