Pemkot Surabaya Berencana Hidupkan Kembali Kota Tua dengan Rujak Cingur

Reporter : Ade Resty
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya,Wiwiek Widayati

selalu.id - Pemkot Surabaya menyebut ingin memperkuat upaya pelestarian rujak uleg cingur yang merupakan salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) asal Surabaya.

"Kami itu mengangkat rujak uleq sebagai WBTB yang itu sudah terdaftar di indonesia,"kata, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya,Wiwiek Widayati, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Wiwiek menyampaikan, Festival Rujak Uleg ini selalu masuk dalam serangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) setiap tahunnya.

"Jadi rujak uleg cingur sudah tetapkan sebagai salah satu WBTB. Maka kami lestarikan setiap tahunnya," tegasnya.

Di acara Festival Rujak Uleg yang akan dilaksanakan 22 Mei 2022 mendatang, Wiwiek menyampaikan, nantinya pemkot akan mengundang sejumlah konjen dan juga mahasiswa asing.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Bahkan, beberapa tamu kehormatan juga sudah diundang untuk hadir dalam acara spektakuler ini.

"Jadi, pada intinya kami ingin memperlihatkan kembali bahwa ini lho ada sesuatu yang unik dari Surabaya, kearifan lokalnya Surabaya. Karena kita tahun sudah dua tahun ini kita tidak menggelar acara ini," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Wiwiek menerangkan bahwa Pemkot Surabaya berencana akan menghidupkan kembali wilayah Surabaya Utara terutama Kya Kya, dan Festival Rujak Uleg akan menjadi momentum dan trigger untuk bisa menghidupkan kembali kawasan tersebut.

"Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan kembali," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru