selalu.id - Pasar Turi Baru telah buka sejak diresmikan 20 Maret 2022 lalu. Namun, sejak dibuka dan melewati momen Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, Pasar Turi Baru tetap sepi pengunjung.
Supardi, pemilik salah satu toko konveksi mengaku pengunjung masih tak terlalu banyak dibandingkan sebelumnya saat berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya
Kata dia Pembukaan kembali oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak mengubah apapun.
"Pengunjung tetap sama, gak begitu banyak yang datang," kata Supardi, Senin (9/5/2022).
Menurutnya, meski pengunjung bertambah, mereka tidak akan datang lagi kembali. dalam artian sebagai langganan, atau menjadikan Pasar Turi sebagai tempat jujugan berbelanja.
"Sekali datang, terus pulang, nggak kesini lagi besok-besoknya. Kurang kuat mengikat pengunjung untuk menjadikan tempat ini sebagai one stop shopping," paparnya.
Supardi mengungkapkan, banyak stand-stand yang masih tutup di Pasar Turi Baru. Pembeli pun tidak bisa memenuhi kebutuhannya karena tidak lengkap.
Baca juga: Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo
"Hampir seluruh toko masih tutup, yang buka ya cuma di lantai 1, itu pun kebanyakan ya konveksi," kata dia.
Supardi tidak menampik, pengunjung atau pembeli lebih banyak memilih Pasar Grosir Surabaya (PGS). Karena ia menyebut, tempat yang berseberangan dengan Pasar Turi Baru itu lebih lengkap.
Seperti yang dirasakan Yayuk Syafiyah (62),
salah seorang pengunjung PGS, Yayuk mengaku baru saja kembali dari Pasar Turi Baru.
Baca juga: Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88
"Masih banyak yang kosong, ada toko yang buka ya cuma baju, mebel, sama perkakas. Nggak banyak pilihannya," kata dia.
Yayuk sempat berkeliling hingga lantai atas. Disana, mayoritas toko masih tutup. Sehingga Ia tak mendapat barang yang dibutuhkannya.
"Yang buka cuma di lantai 1. Lantai atas lain memang sudah buka tapi nggak banyak. Lantai 2 dan 3 banyak baju-baju prajurit ya," ujarnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi