Suasana Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Reporter : Ade Resty
suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

selalu.id - Memperlancar arus mudik jalur laut, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah menyiapkan sebanyak 37 kapal yang melayani pemudik dengan berbagai tujuan.

General Manager Pelabuhan Kalimas dan Terminal Penumpang, Dhany Rachmad Agustian, mengatakan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan operator kapal untuk persiapan arus mudik 2022 ini.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Sudah siap semuanya dan kemarin informasi terakhir terkait dengan kesiapsiagaan arus mudik maupun arus balik," kata Dhany, Kamis (28/4/2022).

Selain itu, Dhany menjelaskan bahwa Kementrian Perhubungan juga telah menyiapkan 5 kapal perintis di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sehingga, jika sewaktu-waktu kapal tersebut ada peningkatan maka bisa digunakan. Dhany memastikan tidak ada kenaikan harga untuk moda transportasi laut.

"Khusus untuk angkutan di laut tidak ada kenaikan sama sekali jadi harganya masih normal seperti hari-hari biasa," tutur Dhany.

Lebih lanjut Dhany menyampaikan, sejak 17 April 2022, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencatat sebanyak 28.363 penumpang. 13.002 diantaranya penumpang turun, 4.620 penumpang transit.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Pihaknya juga telah memprediksi puncak mudik ini terjadi Senin (25/4/2022) kemarin. Hal ini karena Pelabuhan Tanjung Perak menerima kedatangan penumpang sekitar 5623 penumpang.

"Mereka rata-rata tujuan lanjutan sebagian ke Jember sebagian ke pulau Madura, Lamongan Bojonegoro hingga ke Madiun," ujar Dhany.

Hingga saat ini, kata Dhany, penumpang didominasi yang datang dari Banjarmasin dan Makasar.

Karena dua tempat tersebut banyak pekerja non formal yang lebih banyak memiliki waktu luang, sehingga mereka memanfaatkan waktu untuk mudik lebih awal.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Jadi mereka lebih banyak punya waktu daripada mereka yang bekerja di sektor formal. Mereka memanfaatkan momentum ini untuk pulang lebih awal jadi prediksi kita hari Senin kemarin adalah puncaknya," jelasnya.

Dhany mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Jika ada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, pihaknya telah menyiapkan fasilitas vaksinasi.

"Saya mewanti-wanti agar hati‐hati dengan barang bawaannya terutama saat kedatangan atau keberangkatan. Karena disinyalir masih banyak orang memanfaatkan momentum ini karena lebih dari 2 tahun tidak mudik untuk kejahatan yang mungkin akan terjadi," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru