selalu.id - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat mengamankan tiga jukir liar yang nekat mengeroyok dua pemuda di kawasan Jalan Dharmahusada, Surabaya.
Penangkapan tersebut menyusul viralnya video kekerasan di media sosial yang terjadi pada Senin (7/9/2026).
Baca juga: Polemik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit Surabaya, PDAM Pilih Jalur Diskusi
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP I Made Sutanaya, membenarkan penangkapan tiga pelaku pengeroyokan tersebut.
"Benar, sudah diamankan. Ada tiga orang. Ketiganya kami amankan terkait kasus pengeroyokan," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
Insiden penganiayaan ini bermula saat korban, Immanuel (23) dan Marvell (22), selesai berbelanja di minimarket Lawson sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat hendak memutar balik mobilnya, mereka dihampiri seorang jukir tanpa atribut resmi maupun karcis.
Baca juga: Tidak Diberi Uang, Jukir Liar Ngamuk Pukul dan Ludahi Pengendara Mobil di Surabaya
Lantaran di area tersebut terpasang jelas papan petunjuk gratis parkir, Immanuel menolak memberikan uang. Penolakan itu justru direspons emosional oleh jukir liar dengan meludahi wajah Immanuel.
Tak berhenti di situ, perselisihan berlanjut hingga sore hari. Beritikad baik menyelesaikan masalah secara damai, Immanuel kembali ke lokasi bersama Marvell.
Sayangnya, niat baik tersebut justru disambut aksi pengeroyokan oleh sekelompok jukir liar di tempat kejadian.
Baca juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya
Tak terima atas perlakuan kasar tersebut, kedua korban lantas melaporkan insiden pengeroyokan ke SPKT Polsek Gubeng.
Menindaklanjuti laporan korban, tim gabungan langsung melakukan penelusuran hingga berhasil meringkus tiga jukir terduga pelaku.
Saat ini, ketiga jukir liar itu sudah ditetapkan tersangka dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Surabaya untuk mendalami motif dan peran masing-masing.
Editor : Zein Muhammad