selalu.id - Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember terus mematangkan berbagai persiapan menghadapi proses akreditasi pada tahun 2026.
Di tengah rangkaian proses tersebut, pihak manajemen rumah sakit juga memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan pemberian tali asih.
Baca juga: Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik
Direktur RSD dr. Soebandi Jember, dr. Andre mengatakan, santunan yang diberikan kepada warga di sekitar lingkungan rumah sakit merupakan bagian dari upaya membangun rasa kebersamaan.
Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.
“Hari ini kami melakukan kegiatan memberikan santunan untuk warga sekitar rumah sakit. Harapannya, warga sekitar rumah sakit ikut merasa memiliki, ikut kebersamaan bersama kami untuk membangun Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi ini,” kata dr. Andre, Jumat (7/8/2026).
dr. Andre menjelaskan, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menyongsong pelaksanaan penilaian akreditasi.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur SDM RSD dr. Soebandi Jember, Mustakim, S.Kep., M.M.Kes., Sp.KMB., memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar tahapan akreditasi dapat berjalan lancar dan mencapai hasil yang maksimal.
“Dalam rangka 17 Agustus, juga dalam rangka akreditasi, kami ingin meminta doa semoga pelaksanaan akreditasi nanti berjalan dengan lancar dan sukses paripurna,” jelasnya.
Baca juga: Lewat Peta Cinta, Pemkab Jember Sediakan Cetak KTP Gratis dan Cepat di Kecamatan
Mustakim membeberkan, tahapan penilaian administrasi secara daring dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026. Selanjutnya, tim asesor bakal tiba pada 12 Agustus, dilanjutkan dengan penilaian lapangan pada 13–14 Agustus 2026.
Hingga saat ini, RSD dr. Soebandi Jember telah mengantongi sejumlah capaian prestisius, di antaranya akreditasi pelayanan predikat Paripurna dan akreditasi pendidikan Paripurna. Selain itu, lembaga pelatihan di lingkungan rumah sakit juga berhasil memperoleh akreditasi A dari Kementerian Kesehatan.
Tak hanya itu, RSD dr. Soebandi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) menjadi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Jember yang lolos penilaian Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Untuk menjaga silaturahmi dan keharmonisan, interaksi rutin dengan warga sekitar terus digalakkan, salah satunya lewat agenda senam pagi bersama setiap hari Jumat.
Baca juga: GABSI Jember Gelar Mini Bridge, Jaring Bibit Atlet Popda dan Porprov
Sebagai rumah sakit rujukan utama di kawasan Jawa Timur bagian timur, RSD dr. Soebandi melayani pasien dari berbagai daerah, seperti Jember, Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, hingga Banyuwangi.
Rumah sakit ini juga mendukung penuh program Universal Health Coverage (UHC) tanpa membeda-bedakan pasien.
Guna mengoptimalkan kapasitas pelayanan, saat ini RSD dr. Soebandi tengah melakukan pembangunan gedung empat lantai.
Di sisi lain, peningkatan sarana juga dibarengi dengan keberadaan layanan Home Care untuk kunjungan ke rumah serta Public Safety Center (PSC) untuk penanganan kondisi darurat seperti persalinan, kecelakaan, hingga serangan stroke. (ADV).
Editor : Zain Ahmad