Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Gelaran Jember Bersholawat bersama KHR. Ach. Azaim Ibrahimy dan Jam'iyah Majelis Sholawat Sokarajjeh. (Dok. Diskominfo Jember).

selalu.id - Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Jember Nusantara, Rabu (5/8/2026) malam. Mereka larut dalam lantunan salawat dalam gelaran Jember Bersholawat bersama KHR. Ach. Azaim Ibrahimy dan Jam'iyah Majelis Sholawat Sokarajjeh.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Bupati Jember Muhammad Fawait, Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona, Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, anggota DPR RI Muhammad Khozin, Pj Sekda Jember Achmad Imam Fauzi, jajaran perangkat daerah, santri, mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy, tokoh lintas agama serta ribuan jemaah turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam tausiyahnya, Kiai Azaim mengajak masyarakat menjadikan selawat bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan rasa syukur atas kemerdekaan.

Menurutnya, Indonesia merupakan rumah bersama yang harus dirawat seluruh anak bangsa dengan semangat persaudaraan.

“Rumah bersama ini harus dirawat. Kemerdekaan agar selalu diisi dengan rasa syukur, persaudaraan, dan kecintaan kepada tanah air,” tutur Kiai Azaim.

Ia juga mengingatkan bahwa Jember memiliki sejarah panjang perjuangan bangsa. Salah satunya melalui kiprah Pahlawan Nasional KHR. As'ad Syamsul Arifin, yang pernah berjuang melawan penjajah di kawasan Garahan.

Memasuki bulan kelahiran Rasulullah SAW, Kiai Azaim mengajak masyarakat memperbanyak selawat sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Semoga dengan selawat yang kita baca, kelak Allah SWT mengumpulkan kita sebagai umat yang diakui oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Baca juga: Lewat Peta Cinta, Pemkab Jember Sediakan Cetak KTP Gratis dan Cepat di Kecamatan

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan Jember Bersholawat menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama bermunajat memohon keberkahan bagi Kabupaten Jember.

“Melalui Jember Bersholawat, kita memohon keberkahan dan syafaat Rasulullah SAW agar Allah SWT senantiasa meridai ikhtiar mewujudkan Jember Baru menuju Jember Maju,” katanya.

Menurutnya, kehadiran tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Jember merupakan rumah bersama yang harus dijaga melalui toleransi, persatuan dan persaudaraan.

Di hadapan ribuan jemaah, Fawait juga menyampaikan sejumlah program pelayanan publik Pemkab Jember, salah satunya Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis sesuai ketentuan.

Baca juga: GABSI Jember Gelar Mini Bridge, Jaring Bibit Atlet Popda dan Porprov

Pemkab Jember juga terus memperluas Home Care, yakni layanan kesehatan yang mendatangkan tenaga medis ke rumah warga, khususnya masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Jember Bersholawat kemudian ditutup dengan Dzikir Basalah, salawat mahalul qiyam dan doa bersama yang dipimpin Kiai Azaim. Ribuan jemaah mengikuti rangkaian acara dengan khidmat hingga selesai.

Gelaran tahun 2026 ini menjadi penyelenggaraan Jember Bersholawat yang kedua, setelah pertama kali digelar pada Agustus 2025.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. (ADV).

Editor : Zain Ahmad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru