Pemkot Surabaya Siap Dampingi Remaja Pelaku Tawuran

Reporter : Ade Resty
Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Surabaya mengaku siap mendampingi untuk proses pemulihan pelaku tawuran di Tambak Asri Surabaya.

Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto mengatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan berbagai pendampingan pada anak-anak di bawah umur yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"DP3A PKB akan melakukan pendampingan. Baik pendampingan sosial, psikologis, maupun pendampingan ke orang tua," kata Tomi, saat ditemui, Senin (4/4/2022).

Tomi mengatakan, pendampingan tersebut dilakukan agar tidak terjadi lagi tawuran. Ia menyebut, pihaknya tidak hanya dampingi secara psikologis, namun akan mengarahkan sikap orang tua dan melakukan survey di lingkungan tempat tinggalnya.

"Tumbuh kembang anak, utamanya anak-anak yang masih SMP atau di bawah umur, itu kan dipengaruhi oleh 3 hal, yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat,"ujarnya.

Tugas DP3A adalah, lanjut dia, memastikan anak bisa tumbuh baik dalam situasi yang ideal. Artinya, situasi yang mendorong anak untuk menjadi lebih baik.

Lebih lanjut Tomi menerangkan, terkait pelaku tawuran yang kabarnya akan diamankan oleh Polrestabes Surabaya, ia memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan hingga kasus berakhir.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Surabaya sendiri memiliki shelter (rumah aman) untuk anak-anak yang membutuhkan. Misalnya, anak yang berhubungan dengan hukum (ABH)," tegas dia.

Selain itu, anak-anak yang tinggal di shelter tersebut, nantinya akan dibina dari segi soft skill maupun hard skill.

"Mereka juga masih tetap sekolah dan melakuakn kegiatan seperti biasanya. Namun, lebih didampingi," pungkasnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Sebelumnya, tawuran antar remaja terjadi di Jalan Raya Tambak Asri Surabaya, Minggu (3/4/2022) dini hari. Saat itu, warga melaporkan ada dua kelompok remaja yang menyalakan petasan yang dibuat dari kaleng berbahan bakar spirtus.

Kanit Reskrim Polsek Krembangan, AKP Evan Andias mengatakan, bahwa kasus terkait tawuran antar remaja belasan tahun tersebur saat ini telah ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Ditangani Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru