Pasar Turi Baru Sepi Pengunjung, Pedagang: Kurang Promosi dan Inovasi

Reporter : Ade Resty
Suasana di Pasar Turi Baru

selalu.id - Pedagang Pasar Turi Baru keluhkan sepinya pengunjung setelah sepekan membuka stan disana. Disebutkan pembeli masih ramai saat berdagang di TPS.

Pedagang mengaku dalam waktu sehari saja, pembeli mereka yang datang tak sampai lima orang. Sebab itu, kini mereka (pedagang) mengandalkan penjualan berbasis online.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Arifin salah satu pedagang di Lantai 1 Pasar Turi Baru mengaku, saat ini dirinya  beralih jualan online. Karena jualannya sepi.

"Sehari kadang tiga orang.Tapi ada yang ambil pesanan dari luar kota, soalnya kami juga jualan online," kata Arifin, Kamis (31/3/2022).

Selain itu, kata dia, untuk pengunjung malah cenderung, lebih banyak ketika menghuni tempat penampungan sementara (TPS).Hal itu dikarenakan, lokasi TPS yang lebih mudah dijangkau.

Arifin tak menampik jika fasilitas yang disediakan Pasar Turi Baru lebih memadai, namun butuh promosi dan branding yang lebih kencang lagi untuk menghadirkan pengunjung.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Langganan sebenarnya ada, cuma kan ini juga harus cari-cari pembeli lagi. Saya sih sudah ngabarin ke langganan saya kalau pindah di sini (Pasar Turi Baru)," terangnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Wiranto pedagang lainnya. Pengunjung malah lebih banyak saat dirinya berjualan di TPS.

Padahal, saat boyongan dirinya sudah memberi tahu pelanggan setianya soal lokasi stand baru di Pasar Turi.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Aku sementara ini masih sistem WA nanti diambil di luar," ujarnya.

Dia berharap pada bulan Ramadan nanti jumlah pengunjung bisa meningkat.

"Ya supaya ada inovasi dari manajemen biar cepat rame," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru