Pemkot Surabaya Gelar Bazar Ramadan Sembako Murah, Catat Tanggal dan Lokasinya

Reporter : Ade Resty
Kepala Dinkopumdaq Fauzie Mustaqiem Yos

selalu id - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, akan menggelar pasar Ramadan mulai minggu kedua puasa.

"Mungkin mulai minggu kedua setelah tanggal 4 itu, kita libatkan instansi seperti Bulog, PT Sier kemudian yang lainnya," kata Kepala Dinkopumdaq Fauzie Mustaqiem Yos, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Yos berharap para instansi-instansi tersebut bisa memberikan bantuan suplai dari wilayah yang membutuhkan seperti di Tambaksari, Rungkut, Pakal, dan beberapa tempat lainnya.

"Suplai itu kita fokusnya ke sembako,"ujar Yos

Selain itu Yos juga menyampaikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi terkait mekanismenya. Sehingga pembeli langsung datang ke lokasi serta bayar ditempat.

"Jadi tidak melalui kami atau melalui pemerintah kota untuk uangnya, tapi bayarnya langsung masing-masing ke produsen atau distributor," tuturnya.

Nantinya, kata Yos, pasar Ramadan akan dijadwalkan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, selama bulan Ramadan.

Terkait harga bahan pokok naik, Yos menyampaikan bahwa pihaknya mewaspadai harga daging di bulan Ramadan. Sehingga, pihaknya menggandeng Rumah Potong Hewan (RPH).

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"RPH punya stok banyak mudah mudahan menutupi atau paling tidak ada tergejolak dari kenaikan harga daging," ucap Yos.

Kata dia, operasi pasar daging pun juga dilakukan bersama dengan pasar Ramadan.
Apalagi beberapa waktu lalu, RPH ikut mengadakan operasi pasar seperti di Kecamatan Karangpilang.

Sekretaris Dinkopumdag Surabaya, Awaluddin, juga menambahkan, untuk daging pihaknya bekerjasama dengan RPH dengan memasukkan stok daging ke aplikasi E-peken.

"Biar masyarakat belanjanya bisa yang melalui E-peken juga ada barang yang baru yaitu daging dan sebagainya,"ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Terkait minyak goreng, Awaluddin menyampaikan, tidak ada lagi operasi pasar untuk minyak goreng.

Karena sesuai peraturan inmendagri tidak diperbolehkan melakukan operasi pasar. Lantaran HET minyak goreng sudah dicabut.

"Jadi operasi pasarnya selain minyak goreng, ada gula dan apa lagi yang bahan pokok dirasa meningkat harganya, itu kita lakukan operasi pasar,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru