selalu.id - Pengendara yang hendak memasuki Kota Surabaya pada Senin (15/6/2026) dini hari, diminta mengantisipasi adanya rekayasa lalu lintas dan penyekatan di sejumlah titik perbatasan kota.
Langkah tersebut dilakukan Polrestabes Surabaya sebagai bagian dari pengamanan malam 1 Muharram atau 1 Suro yang bertepatan dengan agenda pengesahan anggota salah satu perguruan silat di kawasan Kenjeran Park.
Baca juga: Malam Satu Suro 2026 Kapan? Berikut Jadwal, Sejarah hingga Maknanya
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, personel gabungan akan disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari wilayah perbatasan hingga pusat kota. Pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Personel kami siapkan di batas kota dan tengah kota untuk antisipasi gangguan kamtibmas, terutama konvoi dari massa perguruan silat lain,” kata Galih, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak diimbau untuk mempertimbangkan kembali perjalanan menuju Surabaya pada waktu pelaksanaan pengamanan. Sebab, sejumlah akses masuk kota akan dijaga ketat oleh petugas.
Selain penyekatan, polisi juga menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas apabila terjadi peningkatan mobilitas massa menuju lokasi kegiatan.
Galih menegaskan, kepolisian tidak mengizinkan adanya konvoi maupun arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.
Baca juga: Ribuan Mitra Polri di Jatim Komitmen Jaga Kamtibmas
“Konvoi, arak-arakan, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum tidak diperkenankan. Bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran, mengganggu keamanan, ketertiban, maupun keselamatan pengguna jalan lainnya akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Pengamanan akan dimulai sejak sore hari dan melibatkan personel dari berbagai satuan. Polisi juga melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi gesekan antar kelompok yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Surabaya.
Sebagai upaya menjaga ketertiban, peserta kegiatan pengesahan akan diberangkatkan menggunakan bus dari titik keberangkatan yang telah ditentukan. Seluruh perjalanan menuju lokasi acara akan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian.
Baca juga: Oknum Anggota Polrestabes Surabaya yang Minta Uang Tebusan Motor Diperiksa Paminal
“Kami sudah mempersiapkan beberapa langkah antisipasi untuk memastikan acara berlangsung aman dan tertib. Termasuk kemungkinan ada massa dari luar kota yang memaksa datang ke Surabaya,” ujar Galih.
Polrestabes Surabaya berharap masyarakat dapat mendukung upaya pengamanan dengan mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan selama malam 1 Suro berlangsung.
Hingga saat ini, kepolisian terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Editor : Redaksi