Unesa Dipilih Jadi Salah Satu Tempat Pelatihan dan Seleksi Atlet Nasional

Reporter : Ade Resty
Mentri Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, saat konferensi pers di di Sports Science and Fitness Center Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (16/3/2022).

selalu.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, memilih Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi salah tempat untuk melatih dan menyeleksi atlet nasional.

Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, mengatakan bahwa Kemenpora akan memilih 250 ribu siswa SMP kelas 1 di Indonesia untuk mengikuti seleksi atlet nasional.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Nantinya yang dipilih dari beberapa tahap, itu saya gambarkan sebagai basis talenta yang dibutuhkan untuk menghasilkan altet nasional," kata Zainuddin, saat konferensi pers di Sports Science and Fitness Center Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (16/3/2022).

Zainuddin menyampaikan bahwa Kemenpora ingin memiliki sumber 250 ribu orang, untuk mendapatkan 150 atlet nasional. Nantinya dari 250 ribu orang tersebut akan diseleksi jadi 37.500.

"Dari situ terseleksi lagi jadi 750 orang. Nanti ketika sudah terseleksi jadi 150 atlet nasional, mereka sudah berusia 20-an sudah tingkat mahasiswa," jelasnya.

Lebih lanjut Zainuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan sentra atau tempat latihan dan pendidikan seluruh siswa yang diproyeksikan menjadi atlet nasional.

Kata dia, total ada 20 sentra di seluruh Indonesia, salah satunya yakni kampus Unesa menjadi tempat sentra latihan dan pendidikan.

Hal itu karena Unesa memiliki Sport Science, menurut Zainuddin, proses seleksi atlet nasional bukan hanya bakat saja, tetapi juga mengedepankan sicence.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Unesa sudah selangkah di depan ya," tuturnya.

Tak hanya itu, Unesa juga memiliki tenaga dokter, dan ahli gizi yang mumpuni. Oleh karena itu, Zainuddin mengaku bahwa dirinya merasa aman jika 'menitipkan' calon atlet kepada Unesa.

"Anak kelas 1 ini tinggal di camp. Jadi akomodasi, nutrisi, psikis, diperhatikan tiap hari karena dia atlet. Jadi sangat beda dengan anak sekolah reguler," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unesa, Nurhasan, menyampaikan, nantinya satu diantara lokasi olimpiade dan beberapa event olahraga dilihat hasil asesmen hari ini, untuk bisa menjadi tempat olimpiade dan pelatnas atau tidak.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Jadi yang dilihat pertama asramanya, bisa tidak jadi asrama atlit. Jadi sejak kelas 1 SMP bisa sekolah disini lalu ikut pelatihan atau tidak. Kesimpulannya layak jadi lokasi," kata Nurhasan.

Kemenpora, kata dia, akan standarisasi apabila ada kekurangan akan direnovasi serta menjadi tanggung jawab bersama untuk mengoptimalkan prestasi atlet nasional

"Keunggulan Unesa punya sport science jadi mengutamakan science and research jadi nggak hanya dari bakat saja tapi disiapkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru