selalu.id - SDN Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto dibobol maling. Akibatnya, delapan laptop hilang atau raib.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/4/2026) siang. Pelaku membobol kelas 4, 5, 6 dan kantor yang juga dipakai untuk ruang kepala sekolah. Empat ruangan tersebut diacak-acak oleh pelaku.
Baca juga: Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib
Peristiwa pembobolan itu pertama kali diketahui oleh Suparno, penjaga sekolah saat hendak membersihkan ruangan dan melihat gembok sudah rusak.
"Tadi mau nyapu, melihat pintu itu gemboknya dicongkel. Terus, panggil anak saya dan bilang kantornya, ada yang nyongkel gemboknya. Lihat kondisi seperti itu (acak-acakan) terus saya video," ungkapnya.
Suparno menambahkan, kelas 4, 5 dan 6 sudah terbuka lewat jendela. Jendela itu dicongkel oleh pelaku dan ada bekas congkelan.
"Empat ruangan, yang hilang itu di kelas lima. Notebook satu, tapi di sini (ruangan kantor dan kepala sekolah) chromebook sama laptop," sebutnya.
Baca juga: Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak
Sementara itu, Kepala SDN Simbaringin, Dwi Kurniawan menjelaskan bahwa sejumlah inventaris sekolah seperti laptop dan chromebook hilang dalam kejadian pembobolan ini.
"Totalnya ada delapan, untuk chromebook empat, kemudian laptop merah putih satu, laptop BOS yang dibeli dari sekolah sendiri satu. Laptop guru dan satu laptop yang ada di kelas," bebernya.
Menurut Dwi, pihaknya masih belum merinci jumlah total kerugian akibat pembobolan ini yang mengakibatkan 8 laptop dan hardisk hilang.
Baca juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit
"Belum kita hitung, maksudnya karena barang itu kita tidak ada spek harga jadi kita belum bisa menghitung total kerugian," jelasnya.
Pantauan di lokasi, sejumlah kepolisian dari Polsek Kutorejo dan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Editor : Zein Muhammad