selalu.id - Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Kota Surabaya akhirnya turun menjadi level 2.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa status tersebut tak lepas dari penilaian berdasarkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
"Saya sudah yakin kalau Surabaya bakal PPKM level 2, karena Surabaya ibukota provinsi. Yang sakit dan dirawat di rumah sakit kan tidak semua orang Surabaya, tetapi bisa dari luar daerah," kata Eri, Selasa (8/2/2022).
Eri menjelaskan dengan status PPKM level 2 ini, Kota Surabaya saatnya kembali membangkitkan ekonomi yang sudah digeber.
Dalam waktu dekat, Eri bakal membuka kembali taman-taman yang ada di Kota Pahlawan.
"InshaAllah, tapi kami lakukan evaluasi 2-3 hari lagi dengan BPBD dan Linmas baru akan dibuka. Sudah banyak yang kangen dengan Tunjungan Romansa," jelasnya.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
Tak hanya itu, kapasitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga akan ditingkatkan menjadi 50 persen yang sebelumnya hanya 25 persen.
"InshaAllah bakal didiskusikan dengan pentahelix dan Dispendik," kata dia.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
Lebih lanjut Eri menambahkan, penurunan status PPKM Level 2, tidak lepas dari do’a dan ketaatan warga Surabaya. Maka dari itu, dirinya berpesan kepada warga Surabaya agar tetap menjaga protokol kesehatan dimanapun.
"Aku gak jumawa yang penting warga Surabaya berdoa semua. Ini bagus demi kebaikan bersama.Saya titip ke warga Surabaya prokes dan yang belum vaksinasi booster, ayo vaksin," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi