Balita 3,5 Tahun di Kemangsen Sidoarjo Tewas Dianianya Ayah Kandung

Reporter : Achmad Supriyadi
Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang ayah di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, diamankan polisi setelah tega menganiaya anak kandungnya hingga meninggal dunia.

Pelaku adalah Ahmad Reza Yudiansyah (26), sementara anak kandungnya yang dianiaya hingga merenggut nyawa itu adalah R, yang masih berusia 3,5 tahun.

Baca juga: Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, awalnya pelaku meminta bantuan kepala dusun untuk mengantarkan korban ke bidan desa.

"Ketika di lokasi, bidan desa menyarankan anak tersebut dibawa ke RSUD Sibar (Sidoarjo Barat), dikarenakan kondisi korban sudah parah dan harus segera mendapat pertolongan. Saat di RSUD Sidoarjo Barat, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," terang Sugeng, Jumat (6/3/2026).

Sugeng mengatakan, jasad korban dibawa ke rumah mertua dari pelaku. Saat di rumah tersebut, pelaku melarang dari warga sekitar untuk melihat jenazah anaknya.

"Anggota kami melihat kondisi korban dan terlihat banyak luka memar pada tubuh jenazah. Anggota langsung melakukan introgasi kepada terduga pelaku dan ia mengakui bahwa telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong," jelasnya.

Baca juga: DPRD Sidoarjo Ingatkan Pansel Delta Tirta Jaga Netralitas dan Transparansi Seleksi Direksi

Polsek Balongbendo lantas menghubungi tim Inafis Polresta Sidoarjo dan Unit PPA Polresta Sidoarjo untuk melakukan identifikasi terhadap tubuh korban.

"Inafis Polresta Sidoarjo kemudian melakukan olah TKP untuk identifikasi korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Pudik Gasum Porong untuk dilakukan visum," kata Sugeng.

Dalam penyelidikan awal, diduga korban mendapatkan kekerasan sehari sebelumnya. Setelah itu, korban ditinggal sendirian di dalam rumah, dan pagi harinya korban mengalami kejang-kejang.

Baca juga: Siswi SMPN 6 Sidoarjo jadi Finalis Putri Pertiwi Jatim 2026, Dapat Dukungan Langsung dari Wabup Mimik

"Ibu korban meninggalkan rumah kurang lebih sebulan yang lalu, akibat sering mendapatkan kekerasan dari pelaku, sehingga yang ada di dalam rumah hanya pelaku dan korban," jelasnya.

Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan intensif di Polresta Sidoarjo. Penyidik masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru