Pandangan Senior PDIP soal Pergantian Ketua DPRD Surabaya: Leadership Harus Teruji!

Reporter : Ade Resty
Kader senior PDIP, Saleh Ismail Mukadar. (Dok. PDIP Jatim).

selalu.id - Proses pengisian kursi Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) mulai bergulir setelah terjadi kekosongan jabatan. Sejumlah nama berpeluang diusulkan melalui mekanisme internal partai.

Kader senior PDIP, Saleh Ismail Mukadar, menegaskan seluruh anggota fraksi memiliki hak untuk dicalonkan maupun mencalonkan. Namun, terdapat ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai yang menjadi acuan utama.

Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Sosialisasi Reaktivasi BPJS PBI Demi Layanan Kesehatan

“Semua anggota fraksi berhak dicalonkan, tapi ada syarat yang menjadi pertimbangan untuk menjadi Ketua DPRD. Pertama harus masuk dalam struktur KSB, yaitu ketua, sekretaris, atau bendahara. Kedua, memiliki perolehan suara signifikan di Pemilu terakhir,” jelas Saleh, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, tidak semua unsur KSB di tingkat DPC merupakan anggota dewan aktif. Karena itu, peluang mengerucut pada figur yang memenuhi dua kriteria sekaligus, yakni berada dalam struktur partai dan memiliki legitimasi elektoral kuat.

Selain faktor struktural dan perolehan suara, pengalaman serta loyalitas terhadap partai juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan sosok yang akan diusulkan menggantikan posisi Ketua DPRD Kota Surabaya.

“Kalau bicara loyalitas dan pengalaman, itu juga menjadi ukuran. Leadership harus teruji, karena Ketua DPRD bukan hanya jabatan politik, tapi juga posisi strategis dalam menjaga soliditas fraksi,” tegas Saleh.

Baca juga: 181.867 KK di Surabaya Belum Terverifikasi DTSEN, DPRD Minta Pemkot Ambil Langkah Serius

Terkait mekanisme, ia mengatakan proses dimulai dari rapat di tingkat DPC untuk menentukan sejumlah nama yang akan diusulkan. Minimal tiga nama dapat diajukan ke DPD, kemudian diteruskan ke DPP untuk diputuskan.

“Keputusan final ada di DPP. Itu hak prerogatif DPP. Tapi biasanya tetap mengacu pada regulasi partai yang sudah diatur dalam AD/ART,” paparnya.

Saleh juga mengapresiasi kepengurusan DPC Surabaya yang baru karena dinilai mampu mencairkan faksi-faksi internal yang sebelumnya menguat.

Baca juga: PDIP Mulai Urus Legalisir Suara Dapil 3 ke KPU untuk PAW Ketua DPRD Surabaya

Soliditas tersebut diharapkan menjadi modal penting menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Saya sangat yakin kalau solid, kursi yang sempat hilang bisa kembali diraih pada Pemilu mendatang,” tandas dia.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru