selalu.id - Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMK Kota Surabaya menggelar Expo Campus 2026 di Kota Pahlawan, Rabu (4/2/2026).
Acara yang digelar di DBL Arena, Surabaya ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi.
Baca juga: Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya
Kegiatan ini juga bertujuan membuka wawasan pelajar SMK bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan pilihan yang relevan dan selaras dengan kompetensi yang telah mereka miliki.
Sebanyak 31 perguruan tinggi swasta juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kampus-kampus tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, serta sejumlah wilayah lain di Jawa Timur. Bahkan, beberapa perguruan tinggi dari Jawa Barat juga ambil bagian.
Pelaksan Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto yang hadir dalam acara ini menegaskan bahwa meskipun lulusan SMK diarahkan untuk siap kerja, pendidikan tinggi tetap memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Tujuannya jelas, yaitu menjembatani siswa SMK untuk masuk perguruan tinggi. SMK memiliki tiga orientasi, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, dan berwirausaha. Namun ketiganya tetap harus memperhatikan pendidikan yang lebih tinggi,” jelasnya.
Kiswanto berharap melalui kegiatan ini siswa termotivasi untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa memandang status bekerja atau berwirausaha.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh status perguruan tinggi negeri atau swasta, melainkan oleh kesungguhan mahasiswa dalam belajar.
“Pendidikan tidak harus di perguruan tinggi negeri. Negeri atau swasta tidak ada bedanya. Yang membedakan adalah niat belajarnya. Kuliah di mana saja yang penting mau belajar,” tegas Kiswanto.
Baca juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim
Pihaknya berharap kampus-kampus di Jawa Timur dapat menjadi wadah bagi generasi muda daerah untuk melanjutkan pendidikan dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Tidak perlu jauh-jauh. Kampus di Jawa Timur saya harap bisa mewadahi anak-anak Jawa Timur dan meringankan biayanya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Expo Campus 2026, Muhammad Furqon, mengatakan masih banyak siswa SMK yang belum memahami gambaran perkuliahan.
Padahal, menurutnya, kompetensi yang diajarkan di SMK memiliki keterkaitan erat dengan pembelajaran di perguruan tinggi.
Baca juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya
“SMK itu mampu berkompetensi, bukan hanya di bidang keahlian, tetapi juga di bidang akademik. Di SMK ada berbagai jurusan seperti teknik, DKP, hingga bidang usaha seperti kopi dan lainnya. Semua itu punya peluang besar untuk dikembangkan di dunia perkuliahan,” jelasnya.
Furqon mengatakan bahwa Expo Campus 2026 secara khusus dirancang untuk membantu perencanaan karier siswa SMK. Melalui kegiatan ini, para siswa diperkenalkan dengan berbagai perguruan tinggi serta program studi yang sesuai dengan minat dan keahlian mereka.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami, khususnya guru Bimbingan dan Konseling (BK), kepada siswa-siswi yang memiliki minat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.
Expo Campus SMK Kota Surabaya ini menjadi istimewa karena merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan. Acara tersebut diinisiasi oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMK Kota Surabaya sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan dan karier siswa SMK.
Dengan terselenggaranya Expo Campus 2026, diharapkan siswa-siswi SMK semakin percaya diri dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai dengan minat dan kompetensi yang dimiliki.
Editor : Zein Muhammad