selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menambah infrastruktur pengendalian banjir menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Februari 2026.
Langkah yang disiapkan yakni pembangunan rumah pompa baru, normalisasi saluran, hingga peningkatan kapasitas sejumlah sistem drainase. Namun, ratusan titik genangan masih menjadi pekerjaan rumah.
Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi rawan, di antaranya sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung di kawasan Teluk Kumai.
“Ada lima tambahan rumah pompa. Bulan ini dan bulan depan masuk proses lelang," sebut Hidayat, Minggu (1/2/2026).
Baca juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?
Dengan tambahan tersebut, jumlah rumah pompa di Surabaya akan bertambah dari sebelumnya 85 unit.
Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).
Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan
Normalisasi disebut difokuskan pada kawasan dengan pendangkalan tinggi, seperti Simo Kalangan. Satgas kecamatan juga dilibatkan untuk membersihkan saluran lingkungan warga.
Editor : Zein Muhammad